Jumat, 25 November 2016

Tugas Softskill Manajemen Proyek dan Resiko

Tugas Softskill ke-2 Manajemen Proyek dan Resiko 


FarmedHere. (foto: fastcompany.net)

Cita-cita / Organisasi : Pemilik Perusahaan Pangan dan Pertanian berbasis Teknologi Modern
            Di Era peradaban yang berkembang dengan pesatnya seperti saat ini, dan juga pertumbuhan penduduk yang terus bertambah tahun demi tahun, kebutuhan akan sumber pangan sangatlah dibutuhkan. Keterkaitan mahluk hidup terutama manusia akan sumber daya pangan begitu penting untuk mencukupi kebutuhan gizi, energi, tumbuh dan berkembang. Apalagi cuaca ekstrim yang menyebabkan kekeringan dan banjir di berbagai wilayah membuat sumber daya pangan berkurang, termasuk sektor pertanian semakin lesu, harga bahan makanan pokok juga ikut meningkat karena keterlangkaan barang pangan di pasaran. Dan lagi berbagai wilayah di indonesia masih banyak mengalami krisis makanan dan penduduk yang mengalami kelaparan. Di satu bagian makanan tercukupi namun di satu bagian lagi suatu daerah mengalami kekurangan makanan dan sumber daya pangan. Karena itu saya bercita-cita ingin membuat perusahaan pangan berteknologi dan mutu tinggi, yang dapat membantu krisis ini.
            Saya berniat untuk membuat perusahaan pangan dengan teknologi modern, dimana sudah banyak beberapa di negara maju. Membangun pertanian dalam ruangan yang nantinya tidak hanya menghemat lahan yang semakin menipis tetapi juga tetap memiliki daya produksi yang tinggi. Dengan teknologi ini kontrol dan kondisi pertanian dapat selalu dijaga kualitasnya walaupun cuaca tidak menentu. Pengontrolan penyiraman dengan kontrol otomatis dan sensor yang akan selalu mengecek kebutuhan tanaman setiap saat. Dan penyinaran sinar matahari buatan yang disesuaikan untuk proses fotosintesis dan kebutuhan tanaman juga. Dan juga untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas teknologi pangan. Membantu para petani untuk bergerak menuju teknologi pangan yang lebih baik.

Visi      : Membantu mencukupi sumber daya pangan dengan inovasi teknologi pertanian dan memberikan sumber daya pangan dengan kualitas terbaik.
Misi     :  Berusaha selalu memberikan kebutuhan pangan yang dapat mencukupi semua pelosok wilayah dan penduduk yang membutuhkan dengan meningkatkan produksi dengan teknologi dan invasi pertanian pangan dan lainnya. Serta melakukan riset-riset untuk teknologi terbaru pada bidang pangan.

Struktur Organisasi


Minggu, 16 Oktober 2016

Mikrokomputer


1 Peran Mikrokomputer dalam jurusan Sistem
Komputer mikro adalah sebuah kelas komputer yang menggunakan mikro-prosesor sebagai CPU utamanya. Komputer mikro juga dikenal sebagaiPersonal Computer (PC), Home Computer, atau Small-business Computer. Mikrokom-puter disaat ini telah menyebar ke setiap aspek dalam kehidupan, dan berbagai
kegiatan membutuhkannya. Di perkuliahan, mikrokomputer digunakan dalam berbagai aspek pembelajaran untuk memudahkan pembelajaran itu sendiri. Mikrokomputer ini sendiri memiliki eksibilitas yang baik. Fleksibilitas perangkat keras ini dapat diukur dengan jumlah dan jenis perangkat tambahan yang tersedia. Ini mungkin termasuk memori tambahan, lebih disk drive, co- processors, perangkat penunjuk, komunikasi interface, dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam jaringan. Sistem operasi dapat ditandai dengan penggunaan memori, bagaimana banyak data yang bisa diakses dan seberapa baik hal itu dilakukan, berapa banyak tugas dapat dijalankan secara bersamaan, dan bagaimana hal itu dimunculkan kepada pengguna.
2 Konsep Dasar Mikrokomputer 
Bila sebuah komputer dibangun dalam sebuah PCB tunggal maka disebut minikomputer. Dan sebuah CPU yang dipakai dalam sebuah chip semikon-duktor disebut mikroprosessor. Mikrokomputer sendiri adalah sebuah komputer yang dikonstruksi dari sebuah mikroprosesor dengan ditambahkan unit memori serta sistem I/O. Sistem mikrokomputer sama dengan yang terdapat pada sistem komputer. Untuk menanggulangi berbagai macam kerja yang harus dilakukan, biasanya diberikan logika tambahan atau rangkaian logika lain misalnya tri-state bu er, bu er, decoder, multiplexer.Dengan penambahan beberapa piranti pendukung (memori, piranti I/O, dan sebagainya), sebuah mikroprosesor dapat diubah menjadi sebuah mikrokomputer. Berikut adalah uraian dari masing-masing bagian :
- Mikroprosesor bertugas sebagai CPU, yaitu menjalankan perangkat lunak
yang disimpan pada memori program, mengatur jalur pengiriman data
dari atau ke piranti-piranti, mengolah data-data yang ada pada perangkat
lunak dan sebagainya.
-ROM (Read Only Memory), berguna untuk menyimpan perangkat lunak
yang akan dijalankan oleh mikrokomputer.
-RAM (Random Access Memory), berguna untuk menyimpan data semen-
tara yang diperlukan oleh mikrokomputer sewaktu menjalankan perangkat
lunak, misalnya menyimpan nilai-nilai pada variabel.
-Piranti I/O, untuk menghubungkan sistem dengan dunia luar (piranti
diluar sistem mikrokomputer). Jadi tugasnya adalah untuk mengirimkan
dan menerima data dari atau ke luar sistem. Contoh : keyboard, printer.
-Clock atau denyut berguan untuk menyinkronkan kerja piranti-piranti
dalam sistem elektronis. Pembangkitnya bisa serupa RC-Network, res-
onator keramik, osilator kristal, IC pewaktu 555 atau VCO (Osilator terk-
endali tegangan).
3 Sejarah Perkembangan Mikrokomputer
Perkembangan Mikrokomputer dari tiap generasi diantaranya :
Tahun 1965 : Perusahaan Honeywell memperkenalkan H316 Komputer
Dapur. Ini adalah komputer rumah pertama dan dalam katalog Neirman
Marcus ditawarkan seharga $10.600.
Tahun 1970 : Ken Thompson dan Denis Ritchie menciptakan sistem op-
erasi UNIX di Bell Labs. UNIX akan menjadi sistem operasi yang dom-
inan untuk aplikasi kritis pada server-server, workstation, dan high-end
mikrokomputer.
Tahun 1971 : Pada tahun 1971, Dr Ted Ho menempatkan bersama-sama
semua elemen, dari prosesor komputer pada satu chip silikon dalam uku-
ran lebih kurang satu inci persegi. Hasil usahanya adalah Intel 4044,
mikroprosesor. pertama di dunia tersedia secara komersial Chip empat-
bit yang berisi 2.300 transistor (diciptakan pada tahun 1948) yang dapat
melakukan 60.000 instruksi per detik. Dirancang digunakan untuk kalku-
lator, ini dijual seharga $200. Intel menjual lebih dari 100.000 kalkulator
didasarkan pada chip 4004. Hampir dalam semalam, chip menemukan
ribuan aplikasi, membuka jalan untuk berorientasi komputer dunia hingga
saat ini, dan untuk produksi massal chip komputer sekarang berisi jutaan
transistor. Steve Wozniak dan Bill Fernandez membuat chip komputer
ditolak oleh perusahaan-perusahaan semikonduktor lokal. Komputer ini
disebut Komputer Cream Soda karena pencipta Cragmont minum krim
soda selama proses konstruksi.
1972 Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menciptakan bahasa pemrogra-
man C di Bell Labs. Sistem operasi UNIX yang ditulis ulang dalam C. C
menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer untuk pengem-
bangan perangkat lunak. Disket
oppy 5,25 inci juga diperkenalkan,
menyediakan cara yang mudah untuk menyimpan dan memindahkan data
dari mesin ke mesin.
1973 IBM memperkenalkan perangkat penyimpanan massal baru: dela-
pan inci, dua-side
oppy disk yang dapat menampung 400 KB data dan
Winchester delapan inci, empat-piring hard drive yang dapat menyediakan
70 MB data. Bob Metcalfe, bekerja di Xerox PARC, menciptakan suatu
metodologi untuk menghubungkan komputer yang disebut Ethernet.
1974 8080 Intel mengumumkan peluncuran chip 2-MHz, delapan-bit mikro-
prosesor yang dapat mengakses memori 64 KB dengan menggunakan dua
struktur alamat byte. Memiliki lebih dari 6000 transistor pada satu chip.
640.000 itu dapat melakukan instruksi per detik. Motorola memperke-
nalkan mikroprosesor pada Motorola 6800. Ini juga merupakan proces-
sor delapan-bit dan digunakan terutama dalam industri dan perangkat
otomotif. Ini akan menjadi pilihan untuk chip komputer Apple memicu
berlangsungnya persaingan antara penggemar Intel dan Motorolla chip.
1975 Mikro pertama yang tersedia secara komersial, Altair 880, adalah
mesin pertama yang disebut komputer pribadi. Memiliki 64 KB dari mem-
ori dan struktur bus 100-line terbuka. Dijual seharga $ 397 dalam bentuk
kit atau $ 439 per paket. Nama Altair diusulkan oleh putri penerbit
Popular Electronics berusia 12 tahun karena Altair adalah tujuan utama
untuk perusahaan dek kapal, Star Trek. Dua mahasiswa muda, Paul Allen
dan Bill Gates, mengungkap penerjemah bahasa BASIC untuk komputer
Altair. Selama liburan musim panas, pasangan ini membentuk sebuah pe-
rusahaan bernama Microsoft, yang akhirnya tumbuh menjadi salah satu
perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia.
1976 Steve Wozniak dan Steve Jobs membangun komputer Apple I. Ku-
rang kuat dibandingkan Altair, tetapi lebih murah dan tidak terlalu rumit.
Pengguna harus menghubungkan keyboard dan tampilan video mereka
sendiri, dan memiliki pilihan untuk pemasangan motherboard komputer
dalam wadah yang mereka pilih-apakah pada logam, kotak kayu, atau
tas. Jobs danWozniak membentuk perusahaan Apple Computer bersama-
sama di bulan April, penamaan perusahaan setelah makanan ringan fa-
vorit mereka.
1977 Komputer Apple II dilenyapkan. Muncul sebuah kasus, dengan pe-
masangan keyboard. Pengguna harus memasukkan TV mereka sendiri
untuk monitor. Mikrokomputer sepenuhnya bersama menghantam pasar
umum, dengan Radio Shack, Commodore, dan Apple semua menjual
model. Penjualan yang lambat karena baik bisnis maupun masyarakat
umum tahu persis apa yang harus dilakukan dengan mesin baru ini. Dat-
apoint Corporation terlampir mengumumkan Attached Resource Comput-
ing Network (ArcNet), teknologi LAN komersial pertama yang dirancang
digunakan untuk aplikasi komputer mikro.
1978 Intel melepas mikroprosesor 8086, chip 16-bit yang menetapkan stan-
dar baru untuk daya, kapasitas, dan kecepatan dalam mikroprosesor. Ep-
son mengumumkan MX-80 dot-matrix printer, coupling performa tinggi
dengan harga yang relatif rendah. (Epson dari Jepang mendirikan operasi
di Amerika pada tahun 1975 sebagai Epson America, Inc, menjadi salah
satu dari banyak perusahaan asing yang memberikan kontribusi pada per-
tumbuhan industri PC. Sampai titik ini, hanya perusahaan-perusahaan
AS, Menurut Epson, perusahaan memperoleh 60 persen dari pasar printer
dot-matrix dengan MX-80.).
1979 Intel memperkenalkan mikroprosesor 8088, yang menampilkan ar-
sitektur internal 16-bit dan eksternal bus 8-bit. Motorola memperkenalkan
68.000 chip; berisi 68.000 transistor, maka nama itu digunakan pada awal
nama komputer Macintosh. Software Arts, Inc, rilis VisiCals, merupakan
program spreadsheet komersial pertama untuk komputer pribadi. Visi-
Cals umumnya dikreditkan sebagai program yang membuka jalan untuk
komputer pribadi di dunia bisnis. Bob Metcalf, pengembang Ethernet,
membentuk 3Com Ethernet Corp untuk mengembangkan produk-produk
jaringan berbasis Ethernet akhirnya berkembang menjadi sistem jaringan
yang paling banyak digunakan. MicroPro International memperkenalkan
WordStar, program pengolah kata komersil pertama untuk mikrokom-
puter IBM-kompatibel.
1980 IBM memilih Microsoft (perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates
dan Paul Allen) untuk menyediakan sistem operasi untuk PC. Microsoft
membeli sebuah program yang dikembangkan oleh Seattle Computer Prod-
ucts disebut Q-DOS (untuk Quick and Dirty Operating System), dan men-
gubah perjalanan hardware IBM. Bell Laboratories menciptakan Bellmac-
32, mikroprosesor chip tunggal pertama dengan arsitektur internal 32-bit
dan data bus 32-bit. Lotus Development Corporation memperkenalkan
Lotus 1-2-3 program spreadsheet terpadu, menggabungkan spreadsheet,
gra k, dan tur database dalam satu paket.
1981 Adam Osborne menciptakan komputer portabel pertama dunia, Os-
borne 1. Dengan berat sekitar 2,2 kilogram, memiliki dua 5.25-inci
oppy
drive, 64 KB RAM, dan monitor 5-inch tapi tidak ada hard drive. Hal
ini didasarkan pada prosesor Z80, menjalankan CP / M sistem operasi,
dan dijual seharga $ 1.795. Osborne 1 dilengkapi dengan WordStar (ap-
likasi pengolah kata) dan SuperCalc (aplikasi spreadsheet). Ini adalah
sukses besar. IBM memperkenalkan IBM-PC, dengan 4,77 MHz Intel 8088
CPU, 16 KB dari memori, keyboard, monitor, 1 atau 2 5.25-inci
oppy
drive, dan tag harga $ 2.495. Hayes Microcomputer Products, Inc, mem-
perkenalkan SmartModem 300, yang dengan cepat menjadi standar indus-
tri. Xerox memperkenalkan komputer Xerox Star. Harga tinggi akhirnya
dooms komputer mengalami kegagalan komersil, namun keseluruhan tur
mengilhami arah baru dalam desain komputer. Kkotak kecil di atas roda
(mouse pertama) dapat mengeksekusi perintah pada layar (yang pertama
antarmuka pengguna gra s).
1982 Intel melepaskan 80.286, sebuah mikroprosesor 16-bit. Sun Mi-
crosystems terbentuk dan perusahaan memulai pengiriman sun-1 worksta-
tion. AutoCAD, sebuah program untuk merancang 2-D dan 3-D obyek,
dilepaskan. AutoCAD akan terus merevolusi arsitektur dan teknik indus-
tri. Pekerjaan dimulai dalam pengembangan TCP / IP. Istilah Internet
digunakan untuk pertama kalinya untuk menggambarkan jaringan dari
jaringan di seluruh dunia yang muncul dari ARPANET.
1983 Fitur majalah Time pada tahun 1982 komputer sebagai Machine of
the Year, mengakui peran komputer baru dalam masyarakat. Apple mem-
perkenalkan Lisa, komputer dengan sistem operasi gra s murni dan mouse.
Industri ini bergairah, tapi Lisa menetapkan harga $ 10.000 yang mem-
buat pembeli enggan. IBM memperkenalkan IBM-PC XT, pada dasarnya
PC dengan harddisk dan lebih banyak memori. The XT dapat menyim-
pan program dan data pada 10MB hard disk. Versi pertama dari bahasa
pemrograman C + + dikembangkan, sehingga program yang akan dit-
ulis dalam potongan independen dapat digunakan kembali, yang disebut
objek. Komputer portable Compaq dilepaskan, yang pertama berhasil
PC-clone kompatibel 100 persen. (Istilah clone mengacu pada setiap PC
didasarkan pada arsitektur yang sama seperti yang digunakan dalam kom-
puter pribadi IBM). Meskipun dengan berat 28 pon, namun menjadi kom-
puter pertama yang digunakan di bandara.
1984 Adobe Systems meluncurkan sistem Post-Script, yang memungkinkan
untuk memproduksi atau mencetak di sejumlah tipogra , serta gambar
gra k rumit. Richard Stallman daun MIT untuk memulai GNU (GNU
bukan Unix) proyek perangkat lunak bebas. Proyek ini akan tumbuh
menambahkan ribuan program untuk perpustakaan bebas (open-source,
tersedia di bawah lisensi khusus), perangkat lunak. Gerakan ini didukung
oleh Free Software Foundation, sebuah alternatif software yang mahal,
perangkat lunak dengan sumber tertutup. Apple memperkenalkan user-
friendly Macintosh mikro, yang menampilkan gra s antarmuka. Kapal
IBM IBM-PC AT, 6 MHz komputer menggunakan prosesor Intel 80286,
yang menetapkan standar untuk komputer pribadi yang menjalankan DOS.
IBM memperkenalkan sistem jaringan Token Ring. Reliable dan berlebi-
han, itu bisa mengirim paket di 4 Mbps; beberapa tahun kemudian ke-
cepatan sampai dengan 16 Mbps. Satelit Software Internasional mem-
perkenalkan program pengolah kata WordPerfect.
1985 Intel rilis prosesor 80386 (juga 386), 32-bit processor yang dapat
mengatasi lebih dari empat miliar byte memori dan melakukan 10 kali
lebih cepat dari 80.286. Rilis Aldus PageMaker untuk Macintosh, desk-
top publishing pertama software untuk mikrokomputer. Digabungkan
dengan Apples LaserWriter printer dan sistem PostScript Adobe, Page-
Maker mengantar di era desktop publishing. Microsoft mengumumkan
lingkungan operasi Windows 1.0, yang menampilkan antarmuka peng-
guna gra s pertama untuk PC mencerminkan antarmuka yang ditemukan
tahun sebelumnya pada Macintosh. Hewlett-Packard memperkenalkan
laser printer LaserJet, yang menampilkan resolusi 300 dpi.
1986 IBM memberikan PC convertible, laptop pertama IBM komputer
dan Intel pertama berbasis komputer dengan 3,5-inci
oppy drive. Microsoft menjual saham publik pertama sebesar $ 21 per saham, men-
gangkat $ 61 juta di initial public o ering. Konferensi Internasional Per-
tama pada teknologi CD-ROM ini diadakan di Seattle, diselenggarakan
oleh Microsoft. Compact disc dipandang sebagai media penyimpanan
masa depan bagi pengguna komputer.
1987 IBM memperkenalkan yang baru PS / 2 baris komputer, yang menam-
pilkan 20-MHz processor 80.386 baris MicroChannel mencakup bus, tapi
bukan merupakan keberhasilan besar karena konsumen tidak ingin meng-
ganti periferal standar industri. Untuk bersaing dengan arsitektur Mi-
croChannel IBM, kelompok atau komputer lain membuat memperkenalkan
EISA (Extended Industry Standard Architecture) bus. IBM memperke-
nalkan Video Gra s Array (VGA) menawarkan monitor 256 warna pada
320 x 200 resolusi dan 16 warna pada 640 x 480. Komputer Macintosh II,
ditujukan untuk pasar desktop publishing, diperkenalkan oleh Apple Com-
puter. Ini tur sebuah monitor SVGA. Apple Computer memperkenalkan
HyperCard, sebuah bahasa pemrograman untuk Macintosh, yang menggu-
nakan metafora tumpukan indeks untuk mewakili sebuah program sejenis
bahasa pemrograman visual. HyperCard memungkinkan menghubungkan
bagian-bagian yang berbeda dari sebuah program atau program yang
berbeda; konsep ini akan mengarah pada pengembangan HTML (Hy-
pertext Markup Language). Motorola memperkenalkan mikroprosesor
68.030. Novell memperkenalkan sistem operasi jaringan, yang disebut
NetWare. 1988 IBM dan Microsoft kapal OS / 2 1.0, multitasking pertama sistem
operasi desktop. Harga tinggi, kurva belajar yang curam, dan ketidak-
sesuaian dengan PC yang ada berkontribusi kepada kurangnya pangsa
pasar. Apple Computer le tunggal gugatan terbesar dalam industri
komputer terhadap Microsoft dan Hewllet-Packard, mengklaim hak salin-
pelanggaran dari sistem operasi dan antarmuka pengguna gra s. Hewlett-
Packard memperkenalkan populer pertama tinta jet printer, HP Deskjet.
Steve Jobs perusahaan baru, NeXT, Inc, memperkenalkan komputer yang
NeXT, yang menampilkan 25-MHz Motorola 68.030 prosesor. The NeXT
adalah komputer pertama menggunakan pemrograman berorientasi obyek
dalam sistem operasi dan sebuah optical drive daripada sebuah
oppy drive. Apple memperkenalkan Apple CDSC, CD-ROM perangkat peny-
impan yang memungkinkan akses sampai 650 MB data. Sebuah virus
yang disebut dengan Internet Worm ini dirilis di internet, melumpuhkan
sekitar 10 persen dari semua komputer host Internet.
1989 Intel melepaskan 80.486 chip (juga disebut 486), pertama di dunia
satu-juta-transistor mikroprosesor. The 486 mengintegrasikan CPU dan
matematika 386 Coprocessor ke chip yang sama. Tim Berners-Lee mengem-
bangkan perangkat lunak di sekitar konsep hiper-teks, yang memungkinkan
pengguna untuk mengklik pada sebuah kata atau frase dalam sebuah
dokumen dan melompat entah ke lokasi lain dalam dokumen atau le
lain. Software ini memberikan dasar bagi pengembangan World Wide
Web, dan merupakan dasar untuk pertama browser Web. World Wide
Web yang dibuat di CERN, European Particle Physics Laboratory di Je-
newa, Swiss, untuk digunakan oleh para peneliti ilmiah.
1991 Linus Torvalds merilis kode sumber untuk Linux 0,01 (sebuah klon
dari 80386 UNIX untuk komputer pribadi) di Internet. Dengan cepat
menjadi sistem operasi dasar jika gerakan open source. Linux akan tum-
buh menjadi salah satu yang paling banyak digunakan open source sistem
operasi PC. Apple Computer meluncurkan seri PowerBook jika bertenaga
baterai, komputer portabel. Apple, IBM, dan Motorola menandatangani
perjanjian kerja sama untuk merancang dan memproduksi chip berbasis
RISC, Mac OS mengintegrasikan ke dalam sistem perusahaan IBM, meng-
hasilkan objek baru yang berorientasi pada sistem operasi, dan mengem-
bangkan standar multimedia umum. Hasilnya adalah mikroprosesor Pow-
erPC.
1992 Dengan sekitar 25 juta pengguna, internet menjadi terbesar di dunia
jaringan surat elektronik. Apple Computer Dalam lima tahun gugatan
pelanggaran hak cipta, Hakim Vaughn Walker aturan yang mendukung
terdakwa Microsoft dan Hewlet-Packard, menemukan bahwa pengguna
gra s antarmuka yang bersengketa tidak termasuk dalam hak cipta Ap-
ple. Microsoft kapal di lingkungan operasi Windows 3.1, termasuk memori
peningkatan manajemen dan TrueType font. ThinkPad IBM memperke-
nalkan komputer laptop.
1993 Mosaic, sebuah titik-dan-klik gra s web browser, dikembangkan di
National Center for Supercomputing Applications (NCSA), membuat in-
ternet diakses orang-orang di luar komunitas ilmiah. Intel, mencam-
pur unsur-unsur baru dari 486 desain dengan prosesor baru, tur, dan
teknologi, memberikan yang ditunggu-tunggu prosesor Pentium. Menawarkan
64-bit jalur data dan lebih dari 3,1 juta transistor. Apple Computer mem-
perluas seluruh lini produk, menambahkan Macintosh Color Classic, Mac-
intosh LC III, Macintosh Centris 610 dan 650, Macintosh Quadra 800,
dan Powerbooks 165c dan 180c. Apple memperkenalkan Newton Mes-
sagePad di Macworld konvensi, menjual 50.000 unit di 10 minggu per-
tama. Kapal Microsoft Windows NT sistem operasi. Kapal IBM RISC
pertama berbasis workstation RS/6000, yang menampilkan PowerPC 601,
chip yang dikembangkan bersama oleh Motorola, Apple, dan IBM.
1994 Apple Power Macintosh memperkenalkan baris mikrokomputer berdasarkan
chip PowerPC. Baris ini memperkenalkan RISC ke pasar desktop. RISC
sebelumnya hanya tersedia pada workstation high-end. Komunikasi Netscape
Netscape Navigator melepas program,World WideWeb browsing berdasarkan
standar Musa, tetapi dengan tur lanjutan lainnya. Penyedia layanan
online CompuServe, America Online, dan Prodigly menambahkan akses
Internet untuk layanan mereka. Setelah dua juta PC berbasis Pentium
telah memukul pasar, sebuah cacat dalam chips
oating-point unit ini ditemukan oleh Dr Thomas Nicely. Laporannya dibuat publik pada Com-
puServe. Red Hat Linux diperkenalkan dan cepat menjadi yang paling
sering digunakan versi Linux.
1995 Intel merilis mikroprosesor Pentium Pro. Motorola melepas 604 Pow-
erPC chip, yang dikembangkan bersama-sama dengan Apple dan IBM. Mi-
crosoft merilis sistem operasi Windows 95 dengan kampanye pemasaran
besar-besaran, termasuk waktu primer iklan TV, Tujuh juta kopi dijual
bulan pertama, dengan penjualan mencapai 26 juta pada akhir tahun.
Netscape Communications menangkap lebih dari 80 persen dari World
Wide Web pasar browser, pergi dari start-up perusahaan untuk sebuah
perusahaan $ 2,9 miliar dalam satu tahun. Sekelompok pengembang di
Sun Microsystems membuat pengembangan Java bahasa. Karena memu-
ngkinkan programmer untuk mengembangkan aplikasi yang akan berjalan
pada platform apapun, Jawa dipandang sebagai bahasa tur sistem op-
erasi, aplikasi, dan World Wide Web. Power Computing kapal pertama
pernah Macintosh klon, Kekuatan 100 series dengan prosesor PowerPC
601. eBay, lelang online primer rumah, terbentuk.
1996 Intel mengumumkan prosesor Pentium 200 MHz. US Robotics mele-
paskan PalmPilot, asisten digital pribadi yang dengan cepat memper-
oleh popularitas besar karena kaya tur dan kemudahan penggunaan.
Microsoft menambahkan kemampuan koneksi internet ke sistem operasi
Windows 95. Beberapa vendor memperkenalkan Virtual Reality Model-
ing Language (VRML) authoring dan drag-and-drop editing tur untuk
menciptakan dunia tiga dimensi dengan warna, tekstur, video, dan suara
di Web. Kongres AS Kesusilaan enacts Komunikasi UU sebagai bagian
dari UU Telekomunikasi 1996. Tindakan mandat denda sampai $ 100.000
dan hukuman penjara untuk transmisi dari setiap komentar, permintaan,
saran, usulan, gambar atau komunikasi lain yang tidak senonoh, cabul,
mesum, kotor, atau tidak senonoh melalui Internet. Hari hukum berlalu,
juta halaman Web latar belakang berubah hitam protes. Hukum adalah
segera ditantang alasan konstitusional, akhirnya dianggap tidak konstitu-
sional, dan dicabut. Sun Microsystem memperkenalkan Sun Ultra work-
station yang meliputi 64-bit processor.
1997 Intel mengumumkan teknologi MMX, yang meningkatkan kemam-
puan multimedia dari sebuah prosesor mikro. Selain itu, Intel mengu-
mumkan mikroprosesor Pentium II. Ini memiliki kecepatan hingga 333
MHz dan memperkenalkan desain baru dalam kemasan, Single Edge Con-
tact (SEC) cartridge. Memiliki lebih dari 7,5 juta transistor. AMD dan
Cyric meningkatkan upaya untuk bersaing dengan Intel untuk $ 1000-
dan-kurang pasar PC. Mereka yang bersaing prosesor yang digunakan
oleh pembuat PC seperti Dell, Compaq, Gateway, dan bahkan IBM. De-
partemen Kehakiman AS mengajukan gugatan hukum antitrust Microsoft,
pengisian perusahaan dengan perilaku anti-persaingan untuk memaksa
para pembuat PC untuk bundel Internet Explorer Web Browser dengan
Windows 95. Netscape Communications dan Microsoft merilis versi baru
dari browser Web mereka. Netscape Communicator 4 dan Microsoft In-
ternet Explore 4 menyediakan rangkaian lengkap dari alat internet, terma-
suk pembaca berita browser Web, HTML editor, program konferensi, dan
aplikasi e-mail. Digital Video / Versatile Disc (DVD) teknologi diperke-
nalkan, Mampu menyimpan komputer, audio, dan data video, satu DVD
disk dapat menyimpan seluruh lm, DVD dilihat sebagai teknologi peny-
impanan untuk masa depan, akhirnya menggantikan standar CD-ROM
teknologi di PC rumah dan sistem hiburan rumah.
1998 Microsoft merilis sistem operasi Windows 98. Dilihat terutama se-
bagai upgrade ke Windows 95, Windows 98 yang lebih dapat diandalkan
dan kurang rentan terhadap crash. Peningkatan ini juga menawarkan -
tur terkait internet, termasuk built-in salinan dari Internet Explorer Web
Browser. Netscape mengumumkan bahwa ia akan posting kode sumber un-
tuk 5,0 Navigator web browser di Internet. Ini adalah langkah besar dalam
perangkat lunak open source gerakan. Departemen Kehakiman memper-
luas tindakan melawan Microsoft, mencoba untuk memblokir peluncuran
Windows 98, kecuali jika Microsoft setuju untuk menghapus Jelajahi In-
ternet menelusuri dari sistem operasional. Microsoft melawan kembali
dan sebuah pengadilan yang panjang dimulai di pengadilan federal, se-
bagai upaya pemerintah untuk membuktikan bahwa Microsoft berusaha
menahan pesaing, seperti Netscape. Intel merilis dua versi baru dari Pen-
tium II populer chip. Pentium II Celeron menawarkan kinerja lebih lam-
bat dibandingkan PII standar, tetapi ditujukan untuk $ 1.000-dan-kurang
pasar PC, yang dengan cepat merangkul chip ini. Pada ujung yang tinggi,
Pentium II Xeon ini dirancang untuk digunakan dalam workstation berkin-
erja tinggi dan sistem server, dan ini adalah harga yang sesuai. Kedua
chip Intel meningkatkan pangsa pasar, mencapai lebih vertikal lebih dalam
pasar. Apple Computer merilis iMac yang berwarna-warni, sebuah semua-
dalam-satu sistem yang ditujukan untuk pasar anak muda. Sistem ringan
yang kecil tur prosesor G3 baru, yang performa lebih baik dari Pentium
II berbasis PC dalam banyak hal. IMac hanya menggunakan koneksi USB,
memaksa banyak pengguna untuk membeli adapter untuk sistem periferal,
dan komputer tidak menyertakan sebuah
oppy disk drive. Protokol Inter-
net yang baru, versi 6 (IPv6), rancangan standar dilepaskan oleh Internet
Engineering Task Force.
4 Sejarah Perkembangan Mikroprosesor
Mikroprosesor adalah sebuah chip (IC) yang bekerja dengan program. Fungsi
Mikroprosesor adalah sebagai pengontrol atau pengolah utama dalam suatu
rangkaian elektronik. Mikroprosesor biasa disebut juga CPU (Central Process-
ing Unit).
Cara kerja sebuah Mikroprosesor diarahkan oleh suatu program dalam
kode-kode bahasa mesin yang telah dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah
memori. Di dalam Mikroprosesor minimal terdiri dari rangkaian digital, register,
pengolah logika aritmatika, rangkaian sekuensial.
Berawal di tahun 1936, Konrad Zuse mengembangkan komputer Z1 yang
merupakan komputer pertama yang dapat di program secara bebas. Tonggak
sejarah berlanjut di Hardvard pada tahun 1944, Howard Aiken and Grace Hop-
per mengembangkan Harvard Mark I Computer. Akhirnya komputer ENIAC
1 yang terdiri dari 20,000 tabung elektronik memenuhi ruangan yang cukup
besar dibuat oleh John Presper Eckert and John W. Mauchly di tahun 1946.
Di masa perang dunia ke dua tersebut, konsep prosesor di kembangkan dengan
mengandalkan tabung elektronik yang membutuhkan ruang yang besar.
Dengan di temukannya transistor di tahun 1947 di Bell Labs, Amerika
Serikat, dan kemudian rangkaian terintegrasi yang dikenal sebagai chip di tahun
1958 oleh Jack Kilby dan Robert Noyce, dunia komputer mengalami perkemban-
gan yang amat sangat pesat karena dimungkinkan mengemas demikian banyak
sakelar dalam sebuah keping silikon yang kecil seluas beberapa milimeter persegi.
Otak sebuah komputer biasanya dikenal sebagai pemroses data (prosesor), karena
bentuknya yang kecil lebih sering di sebut sebagai prosesor mikro, atau mikro-
prosesor. Faggin, Ho dan Mazor dari Intel di tahun 1971 mengembangkan mikro-
prosesor pertama di dunia, dan diberi kode Intel 4004. Pada saat itu, Intel 4004
masih belum memasuki dunia komputer desktop. Komputer mikro Apple I,
II, TRS 80 mulai bermunculan di tahun 1976-77-an, dengan memory 64Kbyte,
monitor televisi sederhana, penemuan jenius yang berawal dari garasi ternyata
dikemudian hari akan menyapu bersih konsep-konsep komputer mainframe yang
waktu itu di monopoli oleh IBM. Intel dengan prosesor mikro Intel 8088 bekerjasama
dengan IBM mengem
bangkan IBM PC/XT di tahun 1981. Di tahun yang sama (1981), Microsoft
mengembangkan sistem operasi MS-DOS untuk mengawaki IBM PC/XT terse-
but. Salah satu terobosan terbesar yang dilakukan oleh IBM adalah membuka
seluruh rangkaian-nya di manual komputer tersebut. Akibatnya banyak sekali
perusahaan-perusahaan yang menjiplak IBM PC/XT yang di kemudian hari di
kenal sebagai komputer jangkrik.
Tahun 1982, Intel 80286 yang dikenal sebagai 286 mulai mempertahankan
sebuah tradisi untuk dapat menjalankan perangkat lunak yang di tulis untuk
prosesor generasi sebelumnya. Dalam waktu 6 tahun setelah di keluarkan 286,
diperkirakan ada 16 juta komputer kelas 286 di seluruh dunia. Pada tahun
1985, dikeluarkan Intel 386 dengan 275.000 transistor memiliki kekuatan 100
kali lebih cepat daripada Intel 4004 si mikroprosesor pertama di dunia.
Di tahun 90-an, tepatnya 1993 dunia mulai di banjiri generasi prosesor
kelas Pentium yang memungkinkan pemrosesan data real-time seperti suara,
gambar, video secara cepat. Pentium merupakan standar bagi komputer di
rumah-rumah. Di tahun 1997 Intel Pentium II dengan 7.5 juta transistor betul-
betul mengubah dunia dengan kemampuan multimedia-nya. Pengguna kom-
puter dapat dengan mudah mengirimkan gambar, suara, video melalui jaringan
komputer.
Untuk pengguna biasa yang tidak membutuhkan kemampuan sekelas
Pentium II, dikembangkan kelas prosesor Celeron di tahun 1999. Ditahun yang
sama (1999), Pentium III dikembangkan dengan teknologi rangkaian terintegrasi
yang sangat halus 0.25 mikro meter. Perkembangan terakhir kelas Pentium
tampaknya mendekati titik puncaknya pada tahun 2000 dengan Pentium 4 den-
gan 42 juta transistor yang mempunyai kecepatan hingga 1.5 GHz, bandingkan
dengan Intel 4004 yang kecepatannya hanya 108.000 Hz.
Intel di tahun 2001 mengembangkan keluarga prosesor baru kelas Itanium
yang di arahkan untuk server di perusahaan. Kelas prosesor ini bekerja secara
paralel untuk memenuhi kebutuhan perusahaan untuk transaksi e-commerce,
database yang besar, rancang bangun menggunakan komputer dan banyak lagi.
5 Istilah Umum pada Mikrokomputer
1. Bit 
Bit merupakan singkatan dari binary digit. Bit direpresentasikan dengan
nilai 0 dan 1. Ukuran bit pada komputer menunjukkan jumlah bit yang
dapat diproses. Sebagai contoh, sebuah komputer 32bit dapat memproses
kata sebanyak 32 bit.
2. Arithmetic Logic Unit
Arithmetic logic unit (ALU) adalah sirkuit digital dimana dapat melakukan
operasi arimatika dan logika di dua n-bit kata digital. Nilai n dapat berupa
4, 8, 16, 32 atau 64. Sebuah grup bit dinamakan kata (words) digital.
Operasi yang dilakukan ALU adalah pejumlahan, pengurangan, AND,
OR, dan perbandingan dua dua n-bit kata digital. Ukuran ALU dide n-
isikanoleh ukuran komputer. Misalnya, sebuah komputer 32-bit memiliki
ALU sebanyak 32-bit.
3. Address
Address, adalah sebuah pola dengan nilai 1 dan 0, yang merepresentasikan
lokasi spesi k dari sebuah memori atau perangkat input-output.
4. ROM & RAM
Read-only memory (ROM) adalah media penyimpanan kata digital di-
mana kontennya bersifat permanen ketika di program. ROM bersifat
nonvolatile, maka konten di dalam ROM akan tetap eksis meskipun tidak
ada aliran listrik. Random access memory (RAM) adalah media penyim-
panan kata digital yang tidak hanya dapat membaca isi konten, namun
dapat mengubah isi konten pada address tertentu. RAM bersifat volatile,
maka dibutuhkan aliran listrik untuk menyimpan konten.
5. Register
Register dapat ditinjau sebagai media penyimpanan yang volatile untuk
beberapa bit. Bit ini akan diatur ke dalam register secara bersamaan atau
sekuensial dari kanan ke kiri, atau kiri ke kanan, 1 bit pada satu satuan
waktu.
6. Bus
Bus diartikan sebagai serangkaian konduktor atau kabel dengan jumlah
tertentu, yang diorganisaskan untuk menyediakan layanan komunikasi an-
tar elemen yang berbeda-beda di dalam sistem microcomputer. Normal-
nya sebuah micoprocessor memiliki sebuah address bus, data bus dan con-
trol bus. Instruksi dari memory dan data menuju/dari memory biasanya
ditransfer melalui data bus.
7. Instruction Set
Instruction set dari sebuah mikroprosessor adalah daftar perintah yang
didesain untuk dieksekusi. Instruksi yang umum adalah ADD, SUB-
TRACT dan STORE. Jika sebuah mikroprosessor mempunyai alokasi 3 bit
12
untuk merepresentasikan instruksi, maka mikroprosessor akan mengenali
maksimum 23 atau 8 instruksi yang berbeda.
8. Clock
Microcomputer membutuhkan sinkronisasi terhadap semua komponen pen-
dudukungnya, ini dapat dijalankan dengan bantuan clock atau timing cir-
cuits.
9. Chip
Chip adalah sebuah paket integrated circuit (IC) yang mengandung sirkuit
digital.
10. Gate
Gate atau gerbang adalah operator logika seperti AND, OR dan NOT.
11. Speed Power Product
Speed power product (SPP) adalah ukuran performa dari gerbang logika
(logic gate), satuannya adalah picojoule (pJ). SPP didapat dari perkalian
antara kecepatan (nS) dan power dissipation atau pemborosan energi
(mW) pada sebuah gerbang (gate).

Jumat, 16 Januari 2015

Tugas Soft Skill PKN

Apakah Indonesia mampu menjadi masyarakat yang madani?

          Masyarakat Madani sendiri merupakan masyarakat yang sejahtera, damai, adil, dan makmur. Masyarakat madani juga adalah masyarakat yang beradab, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, yang maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan, dan teknologi, tidak adanya perselisihan satu sama lain, sebuah masyarakat yang memiliki kestabilan baik fisik maupun rohani. Masyarakat Madani adalah contoh masyarakat yang dicita-citakan semua masyarakat.  Sekarang kembali ke Indonesia sendiri apa masyarakat Indonesia dapat menjadi masyarakat Madani?
          Setiap negara sebenarnya mampu dan bisa menjadi masyarakat madani termasuk Indonesia, asalkan adanya peran bersama antar masyarakat dan juga pemerintahan.  Dimana masyarakat harus bisa saling percaya satu sama lain, memiliki jiwa tanggung jawab, kebersamaan dan kesetiaan untuk bisa bersama membangun negara, memiliki jiwa sosial untuk tidak menutup sebelah mata melihat sesamanya kekurangan atau tertimpa musibah saling gotong royong bersama.  Menyeimbangkan antara hak dan kewajiban agar sesuai dengan apa yang ada. Tidak melebihkan hak daripada kewajiban ataupun sebaliknya. Karena masyarakat sekarang hanya banyak menuntut hak-haknya tanpa ada kewajiban kepada negara, yang diantaranya bisa kita lihat banyak masyarakat yang tidak mengikuti peraturan hanya berupa membuang sampah ditempatnya. Ini sangat tidak sesuai dengan tanggung jawabnya, dimana sebagai masyarakat harusnya ikut menjaga kebersihan lingkungan bukan malah membuang sampah sembarangan yang bahkan sampai ke sungai-sungai. Akibatnya ketika musim hujan sungai pun meluap karena tertumpuk sampah dan banjir, tapi entah kenapa masyarakat malah menyalahkan pemerintah yang sudah menyiapkan tempat sampah, atau TPA yang mencukupi. Ini berarti kesadaran masyarakat untuk menjalankan kewajibannya masih kurang. Dengan pendidikan baik yang berupa pendidikan secara ilmu eksak, dan sains juga pendidikan akhlak yang baik akan bisa membangun generasi penerus yang dapat menjadikan negara ini menjadi negara madani.
Ada salah satu ciri negara madani yaitu Damai dan toleran, artinya masing-masing elemen masyarakat, baik secara individu maupun secara kelompok menghormati pihak lain secara adil dan tidak mencampuri urusan pribadi pihak lain yang telah diberikan oleh Allah SWT sebagai kebebasan manusia dan tidak merasa terganggu oleh aktivitas pihak lain yang berbeda tersebut.
Masyarakat Indonesia saat ini menurut saya masih banyak adanya bersitegang satu sama lain. Yang menjadikan adanya konflik-konflik diantara beberapa pihak. Biasanya juga masyarakat jadi terpecah belah karena adanya provokator-provokator yang tidak bertanggung jawab sehingga timbulnya kebencian masyarakat satu sama lain. Inilah yang harus kita waspadai bersama agar tidak terjadi perpecahan dimasyarakt, dengan tidak mempercayai hal-hal yang tidak pasti asal-usulnya, juga dengan memperkuat tali persaudaraan bersama untuk menangkis hal-hal seperti itu bersama.
Peran masyarakat disini tidak akan sempurna tanpa adanya peran pemerintahan sebagai pengatur aparatur negara. Dan menciptakan peraturan yang berbasis membangun negara juga untuk melindungi masyarakat bersama. Pemerintah juga harus melengkapi program-program pembangunan yang didominasi oleh negara dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat. Tanpa adanya peran bersama kedua belah pihak tidak mungkin adanya masyarakat madani. Karena banyak sekali hal-hal berupa tantangan dan rintangan yang menghalangi negara ini untuk bisa menjadi masyarakat yang menjadi dambaan semua masyarakat. Indonesia bisa jika bersama merangkul sesama untuk menjadi negara ini dan masyarakat ini menjadi masyarakat yang madani.



Selasa, 25 November 2014

Cita-cita luhur bangsa Indonesia

Tugas PKN : Cita-Cita Luhur Bangsa Indonesia

            Indonesia, bumi pertiwi yang indah dan permai. Zamrud khatulistiwa dengan segala keindahan alam dan lautannya. Puluhan tahun Indonesia telah merdeka dengan menghadapi berbagai rintangan zaman. Sebagai negara yang besar tentu saja Indonesia mempunyai cita-cita luhur yang ingin diwujudkan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan bersama penduduk Indonesia sendiri.
Dapat kita lihat salah satunya pada potongan alinea pembukaan UUD 1945 salah satunya.
            “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.”
            Setiap negara menginginkan agar penduduknya merdeka dari segala penindasan dan penjajahan, bersatu bersama keselarasan dan kemakmuran yang haqiqi.
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteran umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada:
1.      Ketuhanan Yang Maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, 5. Serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".
Kalau kita bisa lihat beberapa hal yang tertulis dalam UUD 45 sepertinya sudah terwujud. Namun tahukah kalian kalau kita masih jauh dari semua itu? Banyaknya kelaparan yang terjadi di beberapa daerah Indonesia membuktikan Kurangnya pangan untuk kebutuhan sehari-hari rakyat yang menyebabkan kelaparan dimana-mana. Bahkan gizi buruk bagi balita yang menderitanya. dan ini biasanya terjadi di daerah terpencil ataupun di kawasan yang masyarakatnya masuk dalam kawasan kurang mampu. Inikah yang disebut kesejahteraan? Disaat para pejabat yang mengaku sebagai wakil rakyat dapat tersenyum melihat kesulitan bagi warganya dan makan dengan makanan yang lezat dan tercukupi tanpa harus khawatir memikirkan bagaimana mereka akan makan esok harinya. Angka pengangguran yang terus meningkat dari tahun ke tahun dengan lapangan kerja yang sedikit membuat tingkat kemiskinan ikut meningkat.
            Dimana keadilan kini tak berdiri tegak membela yang benar membuat rakyat kecil semakin menderita. Seorang koruptor yang mengambil dan merampas hak rakyat hanya dipenjarakan 1 atau 2 tahun, sedangkan seorang nenek yang mengambil satu buah pepaya harus dihukum 15 tahun. Apa ini keadilan? Kita semua, setiap individu, perorangan dalam hatinya ingin mendapatkan kehidupan yang layak dan berkecukupan,  serta kehidupan yang layak bbagi sesama, bersosialisasi tanpa ada batasan lapisan-lapsan yang membatasi si kaya dan miskin. Kita semua sama sebagai warga Indonesia para penerus Indonesia yang melanjutkan kemerdekaan yang telah berhasil dicapai oleh para pejuang sebelum kita.
            Pendidikan, seperti yang Ki Hajar Dewantara pesankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan setinggi mungkin untuk dapat menjadi penerus bangsa yang akan membawa bangsa kepada kemajuan bersama. Yang saat ini masih jauh dari kata baik. Di pelosok daerah pendidikan masih belum tersebar merata, anak-anak yang ingin bersekolah benar-benar harus berusaha menuju ke sekolah mereka yang letaknya sangat jauh dari tempat mereka tinggal. Berbagai jalanan, medan yang curam bahkan sungai yang sangat luas harus mereka lalui hanya untuk bisa belajar dan mendapatkan pendidikan. Jikalau kita lihat, mereka semua mempunyai semangat yang besar dalam menggapai cita-citanya tanpa berkeluh kesah dan tetap berusaha menggapai cita-cita mereka. Sangat berbeda dengan keadaan anak-anak di daerah perkotaan mereka dapat bersekolah dengan mudahnya tanpa harus melewati jalan-jalan yang sangat berbahaya dengan kemudahan transportasi dan lainnya,  tapi yang sangat disayangkan terkadang dapat dilihat juga ada anak-anak yang disaat jam pelajaran mereka malah berada di luar sekolah, jalanan bahkan bisa dilihat sedang nongkorng di jalanan. Yang lebih parah seringnya terjadi tawuran antar pelajar sekolah. Inikah pendidikan Indonesia yang diimpikan Bapak Pendidikan kita?  

            Sekali lagi kita merenung bersama kapan kita bisa mencapai apa yang kita impikan bersama untuk negara kita ini? Dimana kedamaian dan ketentraman, anak-anak yang dapat bersekolah dengan riangnya, wajah ibu-ibu yang senang melihat buah hati mereka dapat tercukupi gizinya sehingga dapat menjadi anak yang sehat dan ceria. Kebersamaan bergotong royong antar sesama yang kuat tanpa melihat jabatan, agama, suku, ras, dan budaya. Sebagian itu semua memang telah kita capai tapi sekali lagi itu semua masih sebagian. Karena itu semua masih jauh dari apa yang cita-cita luhur Indonesia dan kita harapkan bersama. Kita bisa dan mampu jika kita bersama. Karena itu marilah kita bersama untuk bisa membangun Indonesia menjadi lebih baik. 

Sabtu, 08 Desember 2012

Serdadu Semut Hitam (Laki-laki berbaju hitam)


*Serdadu Semut Hitam*

(Under Progress in writing :))
Aku sangat terkejut ktika suara keras dua antukan benda diadu shingga membuatku terbangun dri tidur lelapku yg hnya 5 jam kutaksir , dan kulihat Toni sdang smangat’a membangunkanku dgn panci dan centong yg dipukul2’a.
“Aduuuhh...Kamu itu sdng pa sih?! Ganggu orang tidur ja”, kataku dngn msh mengantuk.
“Bangun, Hoooiiii... sudah jm brapa ni? Ktnya mw ke rmh paman dan bibimu? Kita sudah stngh jalan nih,” kata Toni sdkit marah.
Kata2 Toni mengingatkanku akan perjalanan yg kami lewati kmarin, mlalui jalan terjal dan pedesaan menggunakan speda yg kami pakai. Kami berlima Toni, Andrew, Susan, Jane dan aku sendiri berspeda dri kotaku menuju pedesaan Humberwich tmpt dmna paman dan bibiku tinggal. Dsna kami akan menyelesaikan tugas dri sekolah tntang observasi alam dan mnghabiskan liburan sekolah. Tmpt dmna paman dan bibiku tnggal memang msh brupa pedesaan dan dikelilingi hutan2 yg msih hijau, jadi tugas observasi alam memang cocok dikerjakan dsna... Saat aku sdng teringat2 perjalanan kmarin, Toni kmbali memukul panci’a dan mengagetkan ku lgi.
“Hayoooo..., bengong aja tar kya ayam tetangga loh.. bengong...bengong...tau2... BENG!!”, kata Toni smbil meledek, dan mengagetkan ku.
“Iya, aku bangun... Ngmng2 mna yg lain?” kataku smbil keluar dri tenda yg kami buat kmarin untk istirahat semalam.
“Tuuuh... lgi pda masak sma benah2 yg perempuan, tp klw si Andrew lg nyari kyu bkar”, kta Toni smbil menunjuk kdua temanku yg perempuan. Kedua tmanku yg perempuan ini memang pling rajin dan trampil klw masak. Terbukti kmarin saat makan malam kami kekenyangan krna santapan nikmat buatan mreka.
Aku pun kluar dan mnarik napas panjang2 dan “HUUUAAAAHHH....”, nafasku yg msh bau krna blum sikat gig mnyebar kemana2... otomatis kdua tmanku yg perempuan menyeletuk
“Iiihhhh... Bau Naga...” kata mereka brdua smbil mnutup mulut.
“Sudah, prgi cuci muka dan sikat gigi sna, tar klamaan dsini pda pingsan smua lg...”, kata Susan.
Akupun segera mngambil sikat gig dri tas dan mnuju sungai yg tdk jauh dri tmpt kami berkemah. Saat ku masukan tanganku ke air rasa dingin merambat ke sluruh tubuhku . Mbbrrrr..., dan saat aku membasuh ke mukaku rasa dingin lbh menyeruak lagi.
Memang berkemah di pedesaan sngat menyenangkan, Udara segar dan suara yg sunyi bisa  menenangkan hati yg gundah... tidak salah aku memilih menghabiskan liburan sekolah di rumah pamn dan bibiku ini. Tp saat sdng asiknya aku mnyikat gigi, aku mlihat seseorang lelaki membuang kantong hitam ke sungai... kupikir2, mungkin orang iseng kali... setelah selesai aku sgera kembali ke kemah dan sudah bsa kulihat makanan tlah siap untk dimakan. Walau itu berupa sup kentang dan sgelas besar susu yg kami bwa dri kota. Krena kami sudah lapar, makanan itu lgnsng kami makan dngn lahap. Tiba2 Toni tertawa sendiri, aku pun bingung dan langsung brtanya,”Da pa sih Ton? Gila kali ya ketawa sendiri?”.
                “Itu liat aja si Jane, minum susu ampe blepotan kya anak kecil aja,” ktanya smbl tertawa.
Dan yg lain pun ikut tertawa saat mlihat mulut Jane blepotan krna susu... karna malu Jane lngsng mengelap bkas susu yg da di mulut’a. Kira2 skitar jam 10an kami mlanjutkan perjalanan. Melewati jalan setapak, menyusuri tepian sungai, dan singgah di sbuah toko untk membeli perbekalan tmbahan. Perjalanan ckup melelahkan hingga tiba2 saat kami melewati jalan berbatu, Susan terjatuh dri sepeda. Untung’a hnya lecet dan memar sja, jdi tdk perlu khawatir lgi pula rumah paman dan bibiku sdh tdk jauh lagi, jd bsa diobati dsna. Sesampainya dsna paman dan bibi tlah menanti...
“Paman-bibi apa kbr?” kataku smbl bersalaman dngn mereka diikuti teman2ku.
                “Kenalkan ini teman2ku yg memakai topi ni Toni... yg memakai baju merah ini Edward... ini Susan... dan yg rada centil ini Jane”, tp saat aku memperkenalkan Jane kaki ku diinjak oleh’a, spontan sja aku berteriak,”Aawww...?!” kataku smbl kesakitan. Jane pun hanya tersenyum smbil cemberut ketus kpda ku... karna klakuan kami berdua paman, bibi dan teman2 ku pun hnya bisa tertawa...
                “Ya, sudah istirahat sja dlu, nanti bibi siapkan makan siang”, kata bibiku lembut.
                “Iya, bi trima ksh... tp klw boleh kami mw mnta beberapa makanan dan slimut tebal untk berkemah di hutan dekat sni, skaligus menyelesaikkan tugas sekolah,” kataku pda bibi.
                “Ya sudah, nanti bibi siapkan. Tp kalian makan siang dlu ya”,  kata bibiku lg.
                “Baik bi... trima ksh tp klw bsa jgn lupa kue pai’a ya klw ada”, celetuk Edward.
Aku pun langsung menyenggol edward krena malu akan perkataan’a, tp untung’a bibi hnya tersenyum sambil kmbali ke dapur. Saat kami sdng asik mengobrol dtng sepupuku menaiki kuda’a dri pasar.
                “Hai, Endy sudah lma tdk berjumpa ya... kenalkan ini teman2ku “, kataku smbil satu persatu temanku bersalaman dngnn’a.
                “Aku Jane Dolores” kta Jane smbil tersenyum malu pda Endy sepupuku
                “Mulai dah centil’a keluar” ktaku meledek Jane.
Jane menoleh ke arah ku smbil menyungutkan mulut’a. Endy pun membalas senyuman Jane sehingga membuat muka Jane tmbh merah sperti tomat. Kami pun hnya bisa tertawa mlihat muka Jane... Singkat cerita, stelah kami makan siang, kami langsung pergi ke hutan terdekat... Dlm perjalanan Jane berkata pdaku,” Knapa sih kamu enggak prnah bilang klw punya sepupu yg ganteng kya gitu”
                “Klw aku kasih tau ke kamu, bisa2 kamu naksir sma sepepuku”, kataku sambil menoleh ke Jane.
                “Ya...Mw gmna lg, emang aku udah naksir sma sepupumu kok”, kata Jane malu2.
                “Nah... tuh kan, bru aja di bilangin... beneran naksir kan”, kataku.
                “Sudahlah nma’a jg perempuan, liat yg ganteng dikit pasti terpikat”, kata Susan menyela.
                “Alah... emang kmu kga kya gtu Sus? Yg di skolah itu yg di kelas sebelah ampe kamu kejar2 Cuma mw mnta nomor telpon itu, gmna?” kata Jane meledek Susan.
                “Itu kan beda, Jane... aku mnta nomor’a bwt tanya tugas sma pelajaran”, kata Susan mengelak.
                “Masa?” balas Jane lebih meledek Susan.
                “Woiii...Udah donk ini bukan debat pilkada, kita kesini mw liburan sma selesain tugas sekolah”, kata Edward memotong.
Saat berkata sperti itu kami tlah sampai ditmpt yg cocok untk berkemah... dekat dngn sungai, tdk terlalu lebat pepohonan, dekat dngn hamparan rumput dan yg terpenting udara’a segar...
Kami pun langsung membuat dua kemah di dkt api unggun, 1 untuk laki2, dan 1 lagi untk perempuan. Ketika smua berbenah dan aku mencari kayu bakar, aku lihat seseorang yg pernah kulihat di sungai waktu itu sedang celingak-celinguk entah mw apa. Tetapi saat ku ingin hampiri dia, dia tlah pergi... aku pun lekas memberitahukan ke pda yg lain tntng lelaki misterius yg membwa kantong plastik besar berwarna hitam.
                “Apa mungkin itu hantu?”, kata Susan.
“Tidaklah, orang aku mlihat sendiri dngn mata kepalaku dia berjalan tdk melayang”, balasku.
“Orang iseng mungkin,” kata Edward berpendapat.
“Masa orang iseng di tengah hutan?”, kataku.
“Atau mungkin dia itu pembunuh yg membunuh korban’a, dan dia membuang mayat’a disini,” kata Toni.
Seketika karna perkataan Toni semua terdiam, mmikirkan dan melogikakan bhwa msk akal jga ada seorang pembunuh trus membuang mayat’a di tngh hutan. Lagi pula aku slalu melihat orang itu membawa kantung plastik. Mngkin sja itu memang kantung yg berisi mayat korban’a... Rasa dingin dan sepinya hutan makin membuat suasana sdkit mencekam. Sbenar’a benarkah lelaki misterius yg slalu mmbawa kantong hitam dngn wajah yg terlihat menyeramkan  adlh seorang pembunuh?
>>> Bersambung...<<<     
 

Sabtu, 11 Agustus 2012

The letter that never send....


Dear...

Did you still remember the first time you meet me?
At the time you were embrasse.. concealed from the sight.. made me curious abaut you…
                Did you know.. you are the one who made me look into your eyes.. the eyes of a woman, who will hypnotize every man who saw to it. When I know love can be seen from the eyes and down to the heart. Right then I know that I had lost in your eyes, I froze, my mind is uncertain, and don’t know what I am doing. Everything became strange. But for some reason.. I love this time.
                When you are close to me…
                Time with you is a beautiful moment for me..
Your smile.. you’re being.. the way you talk.. I don’t want to get away from you….
I want to guard you.. iwant to be your prince. Not only in your dream but in real live.     
But..
I just realized, all is imposible for me to love you…
I must let you go.. although the heart did not want to… despite my feeling will kill my self…
                Oh, yes… do you know one thing that makes me strong stance in love with you… this is… you are the answer in my evening prayer at all… you are the most beautiful gift for me… you are different with other girl that…
                Sorry, if I do this.. and make you cry…

Continue....

My Novel: Grey Wing



Layaknya hidup adalah permainan, apa peran yang ingin kau mainkan?
           
Rentetan peluru berlalu lalang dimana saja... Suara tembakan memenuhi area De Champ tempat pelatihan barak militer Amerika Serikat, ledakan-ledakan granat bagai kembang api yang simpang siur memecah keheningan di siang itu... Tim berjalan beriringan melindungi setiap personil... Aug9 buatan jerman terselempang di tangan kanan, siap mematikan gerak langkah siapa saja.. Tiba-tiba peluru datang menghujani Leon_S Kennedy/Sas/ Zombie:Hunter yang tengah sibuk mengganti magazine senapannya.
            “Serangan!”, teriak salah seorang personil.
            “Shoot back!”, teriakan dari PC_Arnold.
Balasan tembakan dilontarkan dari setiap mulut-mulut senapan buatan Jerman itu. Satu persatu musuh berjatuhan.
“Peluru habis! Reload!”
“Tahan tembakan musuh!”,   menyerukan sambil mengambil M4A3 Rifle.
Tiba-tiba ada suara teriakan memecah konsentrasi kami ketika pertempuran berlangsung, ”Watch out Flashbang!”

ZLAB...
Tiba-tiba semua menjadi terang berwarna putih memenuhi pandangan, hanya suara desingan peluru yang mengiang di telinga. Lama kelamaan Bayangan mulai terlihat tapi samar dalam pandangan, lelaki berbaret hijau datang menghampiri. Kucoba untuk menembak tapi sialnya amunisiku habis, dan lelaki itu semakin mendekat dan mendekat hingga kulihat dia mengeluarkan parangnya dan.....

JEGLEG...
“YAAAHH....”, suara tanda kekecewaan keluar dari mulut semua orang, termasuk ke-lima anak yang lagi asyik main Counter Strike di warnet. Warnet di jalan margonda itu pun mati lampu, membuat suasana yang tadinya adem ayem, jadi panggung politik dan curhat dadakan anak-anak warnet.
            “Aduh, gua kan dah bayar listrik masa mati lampu segala sih”
            “Yah, char RF gua padahal dikit lagi mau level 40”, sambil berjalan keluar warnet.
            “Huuuh... Facebook gua belum di logout lagi” , sambil memeluk monitor komputer berharap lampu nyala lagi.
Keadaan jadi aneh dan gak karuan, ada yang teriak-teriak gak jelas, ada yang langsung keluar warnet, ada yang kipas-kipas karena AC Warnet mati dan ada yang sudah memakluminya.
            “Hampir aja gua mau ngekill lu jis, tadi tinggal gua sentil pake pisau dapat poin gua jis”, Bandi menyerukan ke aji.
            “Hehe.. lagi enggak beruntung lu Ban..”, tertawa meledek Bandi yang lagi ngecek hp-nya ada sms atau tidak.
            “Emang gak praktis, prestis dan etis nih buat waktunya mati lampu...” Cerga bergumam sendiri.
            “Udah deh sabar aja... lain kali kita main lagi deh Ga...”
“Gimana nih sekarang Ajis, Bandi, Cerga, Afwan?”, tanya Hendra kepada teman-temannya.
“Yaudah kita langsung jalan aja ke Gedung pertemuan, katanya kita ada rapat penting dari ketua?”
“Iye engga ada kerjaan juga kita nungguin lampu nyala lagi”. Semuanya pun setuju dengan pendapat Afwan.
“Lets go dah kalau gitu...”
Dan gerombolan anak remaja atau BW alias Bocah Warnet ini keluar dari warnet yang biasanya mereka ngumpul bareng kalau ada waktu senggang buat main warnet. BW atau singkatan dari Bocah Warnet adalah julukan bagi anak-anak yang suka main di warnet bagi mereka, termasuk menganggap sendiri bahwa itu mereka. Semua game online maupun offline mereka mainkan dari Seal, Dota, RF, PB, Counter_Strike, Call of Duty, Crisis, Command and Conquer, apa saja yang membutuhkan kekompakan tim dan mengasah otak. Hobi mereka yang suka menganalisis dan menyukai sistem, dan mekanika senjata ataupun mesin membuat mereka menyukai game-game perang.
Merekapun keluar dari Gelembung... julukan dari nama warnet langganan mereka... Sebenarnya dulu nama warnet ini adalah CrushNet, tetapi kini berubah menjadi BubbleNet yang berarti Gelembung..  Keadaan perbedaan di dalam warnet dan di luar yang significant memang bikin badan dan kepala langsung pusing. Dari dingin ke panas, kondisi tubuh jadi berubah drastis. Warnet di daerah jalan margonda ini mulai sepi pengunjung karena berbagai hal yang dihadapi.. mulai operatornya yang mengundurkan diri... kalah saing dengan warnet yang lain... hingga komputer yang mulai sering Hang akibat anak-anak yang sering main menggunakan cheat.. padahal cheat itu memiliki sistem kerja seperti virus yang memanipulasi atau mengubah program dengan cara merusak data beberapa sistem pendukung program. Imbasnya bisa membuat kinerja komputer menurun... Kelima anak ini menyusuri jalan setapak di pinggir jalan raya dekat Bank BNI.
“Haduh puyeng gua”, Afwan memegang kepalanya.
“Kebiasaan nih kalau habis dari warnet hawanya engga enak”, Ajis ikut-ikutan Afwan memegang kepalanya.
“Haduh gua juga pusing”, Cerga malah memegang perutnya.
“Kok lu malah megang perut Ga kalau pusing?”, Hendra bingung.
“Gua pusing bukan karena warnet tadi... tapi karena perut gua laper. Dan kalau perut laper ujung-ujungnya kepala gua pusing. Kaya iklan di TV loh.. Dari perut turun ke kaki.. dari perut naik ke kepala... dari perut turun ke tangan... dari perut ke semuanya... sambil memeragakan gaya anak kecil di iklan Susu Dancow.
“Dasar lu Ga..Ga..”
            “Wakakak, ngakak gua...”
Melihat ada tukang gorengan lagi mangkal di deket pohon jambu Bandi menawarkan Cerga buat beli gorengan.
            “Cerga, ada tukang gorengan tuh.. lu mau gua... Belum selesai ngomong Bandi ngerasa ada yang narik tangannya dengan erat dan langsung narik dia ke tukang gorengan.
            “Gua mauuuuuu.....”, Cerga berlari melewati Afwan dan Ajis yang lagi jalan di depannya.
BUUAAAK...
Ajis dan Afwan kena serempet sama Antelop berbadan Gendut yang berlari di tengah mereka tadi.
            “Waduuuh!!!”, Ajis nabrak pohon kelapa di kanannya dan Afwan nabrak tembok di kirinya pake bibir. Sedangkan Hendra Cuma bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah manusia-manusia Koclak bin Koplak di depan dia.
Setelah menawar ria sama tukang gorengan, yang gorengannya ditawar seribu 4 biji sama Cerga. Mereka langsung naik mobil menuju Gedung dimana mereka dilantik jadi Agensi.
Gedung tinggi berarsitektur modern dengan kaca dan tembok putihnya yang sudah tidak asing lagi bagi mereka seakan menyambut mereka. Wings of  Ambasador nama Gedung tersebut... Gedung yang seperti perkantoran lainnya ini ternyata memiliki sebuah bagian tersembunyi untuk para anggota corporasi rahasia. Yang ternyata tempat berkumpulnya para agent rahasia dari seluruh negeri.
            Melewati pintu geser otomatis, suasana berubah menjadi berbeda. Mereka merasakan seperti memasuki sebuah film.. dan merasa seperti sekumpulan agent rahasia yang benar-benar dicari orang banyak... Orang disekitar mereka memakai baju-baju yang rapih dengan jas, dan blezernya yang berlalu lalang sibuk dengan tugas mereka. Entah apa yang mereka cari? mereka tidak tahu... Tiba-tiba muncul seseorang berbaju hitam layaknya FBI mendekati mereka.
            “Kalian sudah ditunggu di ruang rapat, mari ikuti saya”, laki-laki itu lalu membawa sekumpulan remaja ini. Membawa mereka ke sebuah ruang tunggu di mana terdapat sofa, kulkas, TV, dan beberapa komputer.
            “Kalian tunggu disini dulu, saya akan menemui pimpinan”
Sekumpulan anak yang masih menduduki bangku SMA ini langsung beristirahat menggunakan fasilitas yang ada. Cerga langsung mengutak-atik komputer yang ada. Afwan dan Bandi langsung duduk selonjor di atas Sofa. Ajis langsung iseng-iseng membuka kulkas melihat ada makanan atau minuman yang bisa diminum. Hendra Ikut selonjor sama Bandi dan Afwan sambil nonton TV.
            “Beruntung ya kita engga sengaja diterima disini, dapat fasilitas kaya gini lagi”, Cerga terlihat antusias dengan komputernya.
            “Iya beruntung... Tapi kita mau rapat apa ya?”, Afwan menyandarkan kepalanya di sofa.
            “Apa tentang misi pertama kita?”, Bandi mengira-ngira.
            “Mungkin...”, Ajis ikut duduk bareng teman-temannya, sambil menawarkan Pepsi Blue yang tadi dia temuin di kulkas.
            “Susah enggak ya misi pertamanya...”,Bandi meragu sambil memandang kosong ke langit-langit ruangan.
            “Apa misinya suruh ngebom gedung? Atau menyusup ke Pemerintahan? atau menghabisi target tertentu? Gimana jadinya ya...”
            “Gua kenapa jadi parno gini sih?”, Afwan mulai memikirkan hal yang enggak-enggak.
Suasana yang tadinya biasa dan santai saja tiba-tiba berubah jadi tegang dan menakutkan. Semuanya jadi terdiam resah dan gelisah mengerubungi pikiran mereka.
            “Eh, inget engga pas pertama kita ketemu? lu semua tuh pada konyol abis...”, Ajis mengingatkan masa lalu mencoba menghilangkan rasa resah pada diri teman-temannya ini.
            “Hehe, iya gua inget tampang lu dulu anta banget Jis”, Bandi menyenggol temannya yang berkepala plontos.
            “Sama kali Ban.. sekarang juga masih anta, engga ada bedanya”, Hendra menambahkan perkataan Bandi. Mukanya Ajis jadi berubah datar kaya tembok terminal, yang penuh coretan tapi bedanya mukanya ini penuh dengan jerawat.
Ajis langsung kena timpuk Hendra pake bantal sofa gara-gara dia bertampang kaya gitu ngingetin dia sama tukang bangunan yang lagi ngerenov rumahnya.
            “Dan kita bersama karena kita mempunyai satu mimpi dan cita-cita yang sama...”, Ajis mulai bergaya kaya penyair... dan kena timpuk bantal lagi sama Hendra.
            “Ya... menjadi yang terbaik dan melindungi setiap orang”
            “Kok kaya power ranger sih jadinya?”, Afwan mengernyitkan dahinya.
            “Membela kebenaran membasmi kejahatan... Huohohoho... Saya adalah pahlawan bertopeng”, Ajis berubah gaya menirukan pahlawan bertopeng di film Crayon Sinchan sambil memakai plastik kresek di kepalanya. Otomatis tanpa tombol ON-OFF mereka semua jadi tertawa ngakak sampai ngeluarin air mata, Ajis kini kena timpuk bantal sama semua temannya. Suasana yang tadinya tegang mulai mencair ketika mereka terbawa dalam tawa.
            Satu jam terlewat namun orang tadi belum juga datang. Namun saat mereka lagi asyik-asyik ngobrol terdengar pintu dibuka. Dan muncul lagi orang yang berbaju hitam itu.
            “Tolong ikuti saya ke ruang rapat”, laki-laki itu berlalu keluar.
            “Yu ikutin...”, Afwan mengajak teman-temannya.
            “Itu gimana si Cerga masih terpaku sama komputer gitu?”, Hendra melihat Cerga masih ngutak-ngatik komputer.
            “Udah gua punya rencana...”, Bandi langsung menghampiri Cerga.
Sementara Cerga lagi asyik berchating di FB sama cewe yang baru dia kenal.

Anda sekarang berteman dengan Sofia_Feninda, untuk memasukan ke daftar teman silakan klik disini...KLIK, suara mouse terdengar ditekan.
Tak berapa lama... ada wall masuk...
@Sofia_Feninda: Thanks dah di add J
Oh anak yang tadi barusan gua add, Cerga nginget...
@Cerga_Koswara: Sama2
Cerga balas kirim wall balik, terus ngelanjutin lagi liat status temannya yang lain. Tiba-tiba ada chat masuk enggak dikenal... #1 message from Sofia Feninda#
Oh.. dia lagi... membuka daftar chat.
@Sofia_Feninda: Wew... 
@Cerga_Koswara: Wew knpa?
@Sofia_Feninda: ga... keren aja ppnya...
@Cerga_Koswara: thanks, itu pas lagi di bromo brng tmn
@Sofia_Feninda: Oh, pernah ke bromo?
@Cerga_Koswara: Iya, waktu libur skul... pp lu juga cakep banget...
@Sofia_Feninda: Hha masa? :D Machi yupz...
@Cerga_Koswara: anak mana?
@Sofia_Feninda: sma nusantara
Cerga diem sebentar... nginget-nginget SMA itu dimana..
@Cerga_Koswara: Oh, yang deket pasar kan?
@Sofia_Feninda: Iya... By the Way... masih single?
@Cerga_Koswara: Hmm.. Gitu deh..
@Sofia_Feninda: Boleh minta num hp’a ga?
@Cerga_Koswara: Buat apa?
@Sofia_Feninda: buat curhat aja... boleh engga?
Tertegun sebentar ngedenger kata-kata cewe itu... Cerga berharap mungkin aja dia bisa pdkt sama tuh cewe...
@Cerga_Koswara: 085677409787... bisa kali minta num’a juga...
@Sofia_Feninda: Oke-oke :p... kebetulan sama Im3 juga..
Sofia mulai mengetik nomornya..
@Sofia_Fenanda: 08567....

JEGLEG
“Yah, kenapa lagi nih  komputer?”, kaget melihat monitor komputer mati sendiri.
“Gua yang matiin komputernya”, Bandi muncul dari balik komputer ngeluarin tampang jailnya. Kaya jack dalam kotak... Ngagetin!!
“Ah, lu mah Ban, orang lagi seru-serunya juga, baru aja gua mau pdkt sama cewe”, Cerga langsung patah semangat. Suasana mukanya jadi abu-abu... kelam tanpa semangat yang berarti... hitam putih tanpa warna...
“Hehe maaf... tapi udah disuruh ke ruang rapat tuh”, berlalu pergi mengejar temannya yang lain.
“Oh... ah yaudah deh...”, berjalan lemas nginget cewe tadi yang bernama Sofia... dia belum dapat nomornya... jadi dia Cuma bisa berharap Sofia bakal sms dia duluan..
Kelima anak itu akhirnya jalan bareng lagi.
“Lantai berapa rapatnya?”
“Lantai tiga”
“Yaudah kita naik lift aja”
Sampailah mereka di satu pintu yang pernah mereka lalui sebelumnya ketika mereka terpilih pada suatu agency intel semi militer yang membuat hidup mereka berubah. Terpampang tulisan di depannya Only employent Staff.
            “Kita buka nih?”, Bandi bertanya ke teman-teman seperjuangannya sejak SMP hingga SMA saat ini. Menatap mereka satu persatu mecoba mencari jawaban dari mata mereka.
            “Iyalah kita buka.. Buat apa lagi kita datang, ini cita-cita kita kan?”
            “Iya kita terpilih juga karena ambisi kita untuk menjadi orang yang bisa melindungi orang lainkan?”
            “Gua setuju sama lu”
            “Ambisi sesuatu yang membuat kita untuk terus berjuang”
            “Dan mimpi adalah suatu cita-cita untuk kita gapai, benar kan?”
            “Ambisi dan harapan jadi satu”, Afwan menyatukan kata-kata itu.
“Jadi kita buka?”, bertanya sekali lagi untuk meyakinkan. Dan dijawab dengan tatapan mantap teman-temannya. Dengan yakin akhirnya pintu itu dibuka... Dan terlihat jelas meja rapat dan bangku yang berjajar rapi mengelilingi meja dengan proyektor yang berada di tengah.
            “Waah... Dah lama gua engga kesini lagi”
            “Kira-kira dah setahun setelah pelantikan dan pelatihan”
            “Shuut, tenang ngapa jangan pada norak”
            “Serius dikit ngapa”
Dingin serasa menyergap tubuh ketika besi tempat duduk bersentuhan dengan tangan. Dan suasana jadi hening seketika saat suara seseorang terdengar. Suara yang pernah memilih mereka dan membuat mereka dapat berada di sini.
            “Selamat Pagi”
            “Selamat pagi Pak”, suara mereka serentak berbicara.
            “Saya mengumpulkan kalian disini untuk memberikan misi pertama pada kalian berlima”.
Misi pertama? Sebuah pertanyaan dan perasaan tak menentu menghinggapi pikiran dan hati mereka semua. Seperti ada genderang drum bergemuruh di pikiran mereka.
            “Misi pertama kalian tidak terlalu sulit...”
Genderang dalam pikiran mereka sedikit memelankan suaranya.     
            “Misi kalian hanya mengawal dan menemani anak dari kepala sekolah SMA Nusantara yang terkenal di kota Jakarta, dalam rangka perwakilan sekolahnya untuk Seminar Pelajar Nasional. Dan berbagai kegiatan lain yang akan dilakukan disana. Kegiatan ini juga tidak boleh sampai dibatalkan karena menyangkut kepentingan nasional dan akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. Kegiatan seminar itu akan dilaksanakan di daerah Yogyakarta tepatnya di gedung serba guna CakraKencana.
SMA Nusantara? Cerga keinget sama Sofia yang sekolah disana juga.
            “Gampang deh misinya kalau gitu”, Bandi mulai menjelajahi pikirannya tentang misi ini.
            “Wah di yogya... bisa pulang kampung sekalian nih gua”, Cerga jadi nginget kampung halamannya juga.
            “Sama... kampung nenek-kakek gua juga engga terlalu jauh dari Yogya”, Ajis engga mau kalah.
            “Eh, pada ngobrol sendiri lagi nih.. dengerin ngapa kalau pimpinan ngomong”, Afwan mengingatkan teman-temannya yang  mulai berpikir keluar dari rapat misi.
Tiba-tiba lampu ruangan mati dan layar proyeksi menyala, memunculkan gambar foto dari anak kepala sekolah itu.
            “Ini anak kepala sekolah yang harus kalian kawal nanti, namanya adalah Aninda Welina Mekasari
            “Kirain anak kepala sekolahnya laki-laki, tahu-tahunya perempuan”. Bandi mengernyitkan dahinya.
            “Wew, manis juga tuh”, Ajis ngomong apa yang ada dipikirannya.
“Oh, iya kalian juga harus akrab dengan anak kepala sekolah ini, agar lebih mudah dalam menjalani misi kalian”.
“Tapi pimpinan... bagaimana bisa kami yang beda sekolah bisa akrab dengan anak kepala sekolah dari SMA Nusantara yang terkenal dan nomor satu di kota itu?”, Hendra akhrinya ikut berbicara yang sedari tadi diam memperhatikan rapat. Teman mereka yang satu ini memang selalu tampak cool dan pendiam. Tapi selalu memperhatikan semuanya.  
            “Untuk itu agensi telah mengatur semuanya. Kalian akan menjalani masa pertukaran pelajar sekolah selama waktu yang ditentukan”
            “Pertukaran pelajar?”, semuanya berseru saling berpandangan.
“Perlengkapan kalian akan diatur semuanya oleh agency kalau-kalau sesuatu yang tidak terduga terjadi”.
            “Ngomong-ngomong ada asuransinya engga ya...?”, Cerga sedikit bertanya.
            “Pastinya ada asuransi untuk kalian berlima dan bila misi ini berhasil kalian akan mendapatkan hadiah atas keberhasilan kalian”, pimpinan menambahkan.
            “Ok..ok..ok...sip... kami siap menjalani misi ini” , Cerga langsung semangat.
            “Giliran soal hadiah pasti langsung semangat deh”, Bandi melirik dan menyindir Cerga.
            “Semua data lengkap tentang misi ada di berkas yang akan diberikan oleh asisten di luar ruangan nanti”.
            “Baik kami akan menjalankan misi ini”
            “Ingat identitas kalian tidak boleh sampai diketahui oleh siapapun kalau kalian adalah agency mata-mata rahasia, dan semoga berhasil dalam misi  pertama kalian ini”. Lampu proyektor mati dan lampu ruangan kembali menyala.
            “Widih kaya nonton bioskop saja tadi.”, sambil Bandi bangun dari tempat duduknya.
            “Dah yu kita keluar, sekalian ambil berkas misinya”
Mereka berlima keluar dari ruang rapat dan mencari asisten yang diberitahukan tadi.          “Mana lagi nih asistennya?”
            “Kok engga ada ya, katanya dah nuggu di luar?”
            “Sabar kita cari aja dulu ke lantai bawah”
Kelima anak ini berjalan menaiki lift, turun ke lantai dasar. Tapi mereka berlima jadi heboh karena Cerga sempet mengalami lonjakan naik turun hidrolistis lambung alias mabuk gara-gara naik lift tadi. Jadi terpaksa mesti mampir ke Kamar Mandi sebentar.
            “Cerga udah belum?”, Afwan bertanya dari balik pintu kamar mandi.
            “Belum...Bentar lagi...oeegh...oeegh..”, melanjutkan mualnya lagi.
Sambil menunggu Cerga selesai, Hendra dan Afwan mencari Berkas misi mereka. Dan akhirnya ketemu di tempat recepcionist. Dengan adu argument karena mba recepcionistnya engga percaya kalau mereka yang mendapat misi. Namun siapapun yang berargument sama Afwan pasti kalah karena Afwan punya seribu teori tak tertandingi yang bikin lawan debatnya bakal pusing duluan dan mengaku kalah.
            “Ohoiii... kita dah dapat berkasnya nih dan disuruh ke ruang khusus”, sambil menunjukan berkasnya. Lalu Sesampainya mereka berlima di ruang khusus yang diantarkan oleh asisten dari pimpinan agency tersebut, mereka melihat berbagai peralatan yang telah disiapkan layaknya agent mata-mata. Karena mereka juga telah menjalani pelatihan dalam menggunakan senjata mereka boleh menggunakannya. Namun hanya dalam keadaan darurat.
            “Ingat. besok kalian harus sudah sampai di sekolah pertukaran kalian”
Mba Asisten itu mengingatkan.
            “Baik mba... tapi ngomong-ngomong nama mba siapa nih?”
            “Panggil saja saya Mba Sonia atau Sonia saja juga boleh, saya juga yang akan menjadi operator kalian nanti”
            “Operator? Berarti mba sonia yang bilang Mohon maaf nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif... harap coba lagi nanti” , Ajis keinginget operator yang sering terdengar di telepon.
“Itu bahasa indonesianya... bahasa inggrisnya dong...”, Bandi pengen denger lebih dari itu.
“Sorry... The phone you’re calling is rech-off... please try again later...”
Semuanya jadi tertawa melihat tingkah Ajis menirukan gaya layaknya operator telepon. Hampir saja dia ditimpuk pake meja sama teman-temannya karena tingkah konyolnya. Tapi untungnya ditahan sama Mba Sonia karena mejanya engga bisa diangkat dan emang sudah nempel permanen di lantai.
Sambil berjalan keluar dari tempat perusahaan yang hanya sebagai samaran saja, Bandi melihat berkasnya dan melihat tulisan Mission dedicated for Grey Wing...
“Jadi kita Batalion Grey Wing atau Sayap Abu-abu?”
“Untuk aja gak Blue moon
“Emang kenapa kalau itu?”
            “Kalau gua jelasin artinya, bakal heboh lagi nanti”   
Karena penasaran dan gemes campur aduk teman-teman yang lain langsung menyenggol Cerga tapi kalah, karena badannya yang endut.. malah mental balik deh teman-temannya sampai hampir jatuh ke selokan. Cerga hanya bisa ketawa ketiwi karena melihat temannya ampe ada yang jungkir balik karena kepental badan endutnya untung aja cepet ditangkep sama Hendra. Temen mereka yang endut ini memang selalu membuat suasana tidak pernah ngebosenin.
            “Kita ke rumah lu dulu ya Jis, boleh ga?”
            “Iye, masih siang juga nih, males gua langsung pulang”
            “Yaudah ayo aja gua mah”
Mereka berlima pun sampai di rumah Ajis yang mereka anggap Headquarter Utama bagi mereka setelah rumah Cerga, dan Warnet kesayangan mereka Gelembung.
            “Assalamualaikum”, kelima anak itu kompak mengucapkan salam melihat ada ibunya Ajis di dekat pagar lagi menjemur pakaian.
            “Wa’alaikum salam”, ibunya Ajis sudah mengenali suara gerombolan bebek itu dari jauh. Karena kalau kelima anak ini datang mau main ke rumah, suara terbahak-bahak tawa mereka sudah terdengar dari jauh dan berisik kaya bebek yang lagi di angon di sawah. Itulah mengapa ibunya menganggap mereka seperti gerombolan bebek.
            “Pada mau main ya?”, ibunya Ajis tersenyum ramah menyapa mereka.
            “Iya tante, sekalian mau rapat ngomongin sesuatu”, Bandi langsung menjawab.
            “Mau rapat tentang apa? Gayanya nih masih kecil udah rapat”
            “Hehe, ada deh bu... mau tau aja”, Ajis nyengir-nyengir menjawab pertanyaan ibunya.
            “Heleh... kamu mah palingan rapat soal game kalau engga soal cewe ji...”
            “Ora, bu.. iqi toh penting... Ora urusan cewe dan game wae”. Ajis mulai ngomong bahasa Jawa yang dibalas juga ibunya pake bahasa Jawa. Maka terjadilah debat antar keturunan orang Jawa. Keempat temannya yang lain Cuma bisa bengong ngeliatnya.
            “Wes, deh bu... kita masuk dulu”, logat Jawanya masih terdengar.
            “Yasudah... Oh, iya jis ada kue di dapur kalau teman-teman kamu mau”
            “Sip, Bu”
Pekarangan rumah Ajis sangat luas, tiga mobil pun pasti bakal masuk bahkan lebih.
Halaman rumahnya juga suka dijadikan tempat bermain bola oleh mereka karena saking luasnya. Pekarangan rumah yang dihiasi pepohonan yang tumbuh besar, semak belukar yang menjalar, dan rumput-rumput liar yang dirawat baik sudah mirip seperti Hutan Rimba. Jalan kearah pintu depannya terbuat dari batu-batu yang disusun rapih sebagai penunjuk jalan. Terlihat misitis bagi beberapa orang mungkin... seperti jalan ke dunia lain...
            Gerombolan Bebek ini pun mulai memasuki Hutan mengikuti bebek berkepala plontos  yang berjalan paling depan. Mereka berjalan beriringan dengan runtut seperti bebek yang lagi di angon. Melewati Flin Stone Camp dimana terdapat Meja dari kayu dengan bangku-bangkunya juga yang terbuat dari kayu, melewati Tree of Life sebutan bagi pohon mangga tempat mereka bersenda gurau dimana kalau mereka bosan di dalam rumah dan ingin makan mangga gratis, melewati jembatan gantung ala Indiana Jones yang aslinya adalah jembatan kecil di atas kolam ikan milik adik perempuannya Ajis.
            Dan sampailah mereka di depan pintu rumahnya Ajis. Tapi tiba-tiba bebek plontos paling depan berhenti mendadak. Terjadilah tabrakan beruntun diantara para bebek.
BAK...BUK...BEK...BOK... KWEK....
            “Aduh, kok berhenti sih bek?”, bebek yang paling gendut nanya.
            “Entar dulu.. ada yang gua lupa kayanya Bek”, bebek plontos garuk-garuk kepala.
            “Lupa apa sih lu Bek?”, bebek bertopi bingung.
            “Et deh.. si bebek.. congor lu ngalingin mata gua”, bebek pendiem kesal gara-gara pandangannya kehalang.
            “Ngalingin apaan? Congor gua dari tadi ngadep depan”, bebek yang congornya paling monyong ngelak.
            “Ah, dasar muka lu kaya bebek”, bebek pendiem jadi kesel.
            “Yeee, emang lu engga kaya bebek apa...”, bebek gendut ikut-ikut marah.
            “Udah-udah! Sesama bebek engga boleh ngelanggar PAB”, bebek bertopi mencoba melerai. (PAB=Peraturan Antar Bebek)
            “Isshh, gua yang lupa kenapa lu pada jadi berantem sih?” bebek plontos bingung sendiri.
Terjadilah keributan antar bebek gara-gara si bebek polontos lupa sesuatu. 5 menit berlalu mereka masih ribut. Sampai akhirnya bebek plotnos akhirnya inget sesuatu.
            “Oh iya.. gua lupa minta kunci rumah sama ibu gua”, bebek plontos neplak jidatnya.
            “Ah, lu Bek... gimana sih?”
            “Yah.. Puter balik dong”
            “Iye, puter balik tempat tadi”
            “Oke deh Bek..”
            “Bebek-bebek! Puter balik!!”, bebek yang pendiem memberi komando.
Jadinya kembali lagi deh para bebek masuk ke hutan melewati jembatan gantung lagi, tree of life lagi, Flin Stone Camp lagi, dan nyampe di tempat ibunya Ajis ngejemur.
            “Loh kok balik lagi?”, ibunya Ajis bingung melihat gerombolan bebek balik lagi.
            “Lupa minta kunci rumah bu”, mukanya Ajis datar.
            “Oh... iya lupa”, tersenyum-senyum ibunya ajis segera merogoh kantong dan memberikan kunci rumah. Sudah jadi kebiasaan kalau ibunya lagi diluar, pintu rumah pasti dikunci. Soalnya juga rumahnya Ajis pernah kemalingan saat tengah hari bolong. Jadinya parno deh...
            Setelah menerima kunci dan melewati hutan rimba di pekarangan rumah Ajis. Bebek-bebek ini sampai juga di dalam rumahnya walaupun tadi si bebek gendut sempet kepeleset di Jembatan Gantung yang bikin bajunya jadi kotor.
            “Aduh, celana gua kotor lagi...”, melihat celananya yang penuh lumpur.
            “Jalan pake idung sih lu”
            “Ye... Gua jalan pake kaki.. emang kaya lu pake bibir... bibir sama idung sama panjang...”, Cerga bales ngeledek Afwan yang bibirnya lebih maju 2 cm dari yang lain.
            “Eh, ada Ka Bandi sama yang lain. Pada mau main ya?”,  Adiknya Ajis yang perempuan melihat mereka datang. Adiknya Ajis yang bernama Nela ini sedang sibuk meletakan Gelas yang berisi air ke atas meja di ruang tamu.
            “Iya, Nela mumpung liburan sekolah”
Melihat Adiknya sudah menyiapkan air minum, dan sudah kehausan dari tadi Ajis main serobot saja meminum air yang disiapkan Adiknya.
            “Eh, Mas Ajis jangan di..... , Nela mencoba menahan abangnya tapi telat.
Air minumnya sudah diminum abangnya sampai habis.        
“Kenapa Nel? Ini air minum buat mas kan? Sedep banget loh... Makasih ya”, sembari mengelap bibirnya yang basah.                
            “Mas Ajis... Itukan air dari kolam ikan.. buat naruh ikan Cupang...”, mukanya berubah datar.
Suasana jadi hening sesaat... Bandi, Afwan ,Cerga, dan Hendra Cuma bisa melongo dah kaya patung di musium dan engga nyangka temannya si Ajis suka minum air kolam ikan.
            Ngedenger perkataan adinyaknya pikiran Ajis melayang membayangkan kolam ikan yang tadi baru dilewati. Yang sempet tadi kecemplung sepatunya Cerga, kejatuhan kotorang burung, kejatuhan daun-daun, dan ada kodoknya lagi...
AAAAAHHH.... Pikiran Ajis jadi engga karuan. Apalagi inget ikannya juga pasti buang kotoran di kolam... Ajis langsung nyanyi sambil lonjak-lonjak ngikutin video klipnya Joshua yang lagunya lonjak-lonjak.
           
            Lonjak-lonjak... aku suka lonjak-lonjak...
            Lonjak-lonjak... biar cepet jadi tinggi...
            Biar aku cepet jadi jago...
            Jago lonjak-lonjak... Jadi jagoan... Lonjak-lonjak...

Cuma beberapa liriknya diubah sama dia.
           
Lonjak-lonjak... aku suka minum air
            Lonjak-lonjak... air dari kolam ikan...
            Kolam ikan yang banyak kotorannya...
            Ada kotoran katak... ada kotoran ikan...
            Juga ada kotoran... Burung Merpati

Keheningan sesaat di ruang tamu pecah menjadi tawa gara-gara tingkah Ajis sendiri.. Ajis langsung lari ke kamar mandi, berusaha muntahin air yang tadi di minum.
            “Haha... makanya Mas Ajis... Tanya dulu dong... Jangan main minum aja”, masih terus tertawa.
            “Huahaha... engga nyangka si Ajis suka minum air bekas ikan”, Cerga tertawa puas banget.
10 menit berlalu, akhirnya dia keluar juga dari kamar mandi.
            “Haduh.. Parah kamu La”, masa Mas mu ini disuruh minum air kolam”, sambil mengusap-ngusap perutnya.
            “Huuuh... salah sendiri kenapa mas engga nanya dulu, main minum aja”, membereskan gelas yang tadi sambil berjalan ke dapur.
            “Yaudah lu pada langsung naik ke kamar gua aja... gua mau ganti baju dulu”
Keempat anak ini naik ke lantai atas, ke kamar Ajis yang bersebelahan dengan kamar Adik perempuannya. Mereka menaruh tas dan merebahkan diri di atas karpet. Sedangkan Cerga langsung menyalakan komputernya Ajis..mencoba melanjutkan chatingan sama Sofia.. Mereka mulai bersenda gurau lagi...
            “Pinjem bentaran dong berkasnya Ban... mau gua baca”, Afwan meminta berkas misi yang di pegang Bandi.
            “Nih Wan...”, Bandi menyerahkan berkasnya.
Afwan langsung membaca berkasnya, membulak-balik kertas yang berisikan misi mereka... Matanya mulai bersinar layaknya scanner yang menscan tiap sudut kertas, menelusuri setiap huruf, kata, dan gambar yang menyimpan semua informasi yang ada. Layaknya sebuah perusahaan, Afwan ini berperan sebagai Main Computer atau Colosus Computer yang menyimpan banyak data bagi tim.
            “Apalin dan inget-inget ya odong...”, Bandi meledeknya dengan ledekan tentang mulutnya yang monyong sambil menepuk-nepuk pundak Afwan.
Afwan cuma ngebales dengan muka mendatar terus ngelanjutin ngeSave As berkas ke kepalanya.
            Melihat teman-temannya lagi pada sibuk sendiri, sambil nunggu si Ajis datang.. Bandi menuju beranda lantai dua dan duduk bersandar di bangku yang terbuat dari anyaman rotan yang berulir.. Pemandangan beranda rumah Ajis menyajikan scene sekitar perumahan Puri Permata. Langit siang dan cahaya matahari yang masih menyibukan dirinya pada hari ini membuat Bandi nyaman jika berkumpul di rumah Ajis. Dia senang dengan pemandangan disini. Entah sudah berapa kali dia kesini.. Seingatnya saat pertama dia kerumah Ajis ini ketika SMP.. ketika ingin menjenguk Ajis di rumah sakit... namun saat sudah sampai di rumah sakit dia tidak dirawat disana, tetapi ternyata si Ajisnya sudah pulang ke rumah. Daripada buah-buahan yang dibeli sama teman-temannya satu kelas mubazir. Mereka berlima inisiatif ke rumah Ajis, walau sempet nyasar-nyasar dikit...
            Namun pikiran Bandi mulai melayang mengingat seseorang, matanya mulai terpejam, terbawa kantuk oleh semilir angin yang membuainya. Seketika sosok itu datang dalam mimpinya memberi semangat dan warna padanya... namun semua berubah dalam sekejap... Dia harus melepasnya... bukan karena dia bosan atau membencinya. Dia hanya belum siap, semua seakan datang bertubi-tubi...
            “Lagi ngapain lu Bandi?”, suara Hendra menyadarkan dia dari mimpinya.
            “Engga... Cuma lagi duduk aja...”
Hendra duduk di sebelah Bandi sambil menyandarkan badannya yang terasa letih karena seharian ini. Melihat temannya yang sedang termenung, dia mencoba bertanya...
            “Lu kenapa Ban?”
            “Gua engga kenapa-kenapa...”
            “Gua kan temen lama lu Ban.. Gua tau kalau lu lagi sendiri begini pasti ada yang lu pikirin... lagi mikirin Misi pertama kita ya?”, Hendra menerka-nerka isi pikiran Bandi.
            “Bukan tentang misi kita...”
            “Tentang si dia?”
Bandi terdiam sesaat... Memandang kosong ke langit.
            “Iya, mungkin....” membuka topi Coklat Nikenya, dan menaruhnya di meja.
            “Kok, lu ragu-ragu gitu sih... Bandi yang gua kenal engga kaya gini loh... dulu lu tuh semangat kalau ngapa-ngapain. Dan paling cerewet misalnya ada kerjaan anggota tim yang engga bener”
            “Engga tau gua juga... baru pertama kali gua kaya gini...”
            “Lagian kenapa juga lu pisah sama dia? Dah tau dia sayang sama lu tulus... dan nerima lu apa adanya.. kenapa lunya yang jadi gini? lu benci atau engga cocok sama dia?”
            “Gua begini bukan karena gua benci sama dia atau engga cocok, Dra...”
            “So...?”
            “gua Cuma engga mau bikin dia kesiksa karena gua.... gua engga mau bikin dia ngeluarin air mata hanya karena gua... mungkin ada orang lain yang lebih pantes dari gua yang bisa dia tangisi...”
            “Tahu engga... Wanita itu ciptaan yang mempunyai seribu macam daya pesona yang tak bisa dipungkiri... Sekali lu udah tenggelam dalam pesonanya... engga akan mungkin bisa lu keluar darinya... Lu engga akan tahu pesonanya itu sebelum lu liat lebih dalam kehatinya...”
            “Ke hatinya?”
            “Iya ke hatinya... Wanita sejati tak akan pernah jatuh dalam sekali melangkah... dia akan terus melangkah meski hatinya telah rapuh kehilangan seseorang yang dia sayangi”
            “Yaaa... Wanita itu juga punya kelemahan dan kelebihan seperti laki-laki juga kan? karena itu mereka diciptakan saling berpasangan untuk saling menutupi kelemahan tersebut”
            “Sejatinya juga cinta itu sudah ada dalam setiap hati manusia... Dia itu bagaikan tanaman yang akan berkembang jika ada yang merawat dan menjaganya selalu”
            “Lu enak ngomong begitu... lu kan punya banyak fans dari adik kelas, temen satu angkatan, sampai kakak kelas juga ada... Kalau gua apaan... engga ada istimewanya... lu tau kan gua orangnya bagaimana, Dra?”
“Lu jadi orang biasa-biasa aja deh... walau Cuma pendiem doang. Setidaknya engga sediem gua... ampe ada beberapa orang lain jadi takut sama gua... haha... dikira gua pembunuh berdarah dingin apa”
            “Lu mah emang muka tembok... Dingin kalau malem-malem...”
Hendra langsung menunjukan muka dinginnya dan membuat Bandi tertawa ngakak...
            “Gua mau nanya nih... Kenapa kebanyakan cewe kalau lu tanya udah punya pacar atau belum? pastinya jawabannya udah.. terus udah punya mantan lagi... Tapi kenapa kalau cowo lu tanya udah punya pacar atau belum? pastinya ada aja jawabannya yang belum... Padahal kan kalau dikaji lagi... Cewe itu lebih banyak dari pada Cowo...”
            “Gua bingung deh kalau kaya gitu... mesti dibikin survei dulu, baru bisa tahu penyebabnya”
            “Hidup itu engga akan lengkap tanpa adanya seseorang yang menyayangi lu tulus apa adanya dan bisa menjadikan lu istimewa walau hanya untuknya saja”
            “Iya benar juga apa kata lu... Dra”
            “Andaikan gua masih diizinkan untuk bertemu dengannya suatu saat nanti... gua mau menunjukan semua isi hati gua sama dia... Seperti pepatah Love is never lie...If you can give everything to him, Give all to him and you will know what is Love to be..
“HOOOOIIII...”, Hendra dan Bandi kaget mendengar suara yang kaya Gitar Sember tiba-tiba memekik telinga mereka.
“Eh, ada kelapa muda...”,Bandi melihat Ajis nongol dari balik pintu.
“Itu mah bukan kelapa muda... tapi kelapa tua...”, mereka tertawa melihat ada kepala Ajis yang plontos dengan cepak abrinya nongol dari balik pintu.
“Enak aja kepala gua disamain ama kelapa... Itu gua bawa kue. Lu pada mau engga? Entar habis dimakan Cerga sama Afwan loh...”, Ajis melirik Cerga dan Afwan yang sudah menyerbu Kue Bolu buatan ibunya yang terkenal enak.
“Eh, gua mau juga dong...”
“Sama gua juga laper”, Hendra dan Bandi langsung masuk lagi ke dalam.. Ikut menyerbu kue bolunya, berebut sama Cerga yang sudah ngambil 5 potong... perang taktik engga terelakan, silat tangan dan jari beradu padu, kejar-kejaran sama Cerga yang bawa-bawa nampan kue, sampai jumpalitan ngelawan Cerga. Ajis ngambil 3 potong.. Hendra 4 potong.. Bandi 2 potong.. dan Cerga nambah lagi dua potong jadi 7 potong. Enggak lama kue bolunya sudah habis bersisa nampannya doang. Cuma Afwan doang yang engga makan.
“Lu engga makan Wan?
“Kuenya dah abis loh”, Ajis membersihkan remah kue yang berserakan.
“Cerga makan banyak banget nih.. engga kira-kira...”, Bandi kesel gara-gara Cuma dapet 2. Dan Cerga Cuma bisa nyengir doang dengan tangan masih memegang sepotong bolu.
“Tenang aja gua mah... Tadi dah gua masukin ke plastik kok pas lu pada sibuk”. Keempat bebek ini Cuma bisa bengong melihat Afwan.. Pinter juga nih si Afwan..Diem-diem walaupun bibirnya monyong dan dalem kaya sumur, jago makan juga dia...
            “Yaudah gua ambil minum dulu... serekkan pada makan engga pake minum?”, Ajis bangun dari duduknya dan turun ke bawah.
            “Dari pada kita bengong lagi, langsung mulai aja deh rapatnya”, Bandi mencoba mengajak temannya agar tidak membuang waktu.
            “Sip, kita mulai...”
Semuanya duduk berurut membuat lingkaran, memulai diskusi tentang misi dan juga hal-hal yang menyangkut tentang pemikiran mereka. Forum rapat seperti inilah yang bisa membuat mereka menyelesaikan setiap masalah yang mereka hadapi. Masalah perorangan atau bersama. Semua saling membantu. Demokrasi dan musyawarah terjadi disini.
“Ini kanjeng doro minumnya...”
, tiba-tiba Ajis datang membawa gelas-gelas dan seteko Sirup sambil mengenakan blangkon ala orang Jawa. 
            “Dalem kraton nyasar dari mana ini?”, Cerga kaget melihat Ajis datang dan langsung membagikan minuman.
            “Haha... pekerjaan sampingan nih kayanya...”, Hendra meledek.
            “Dah mulai yuu... ada lu jadi engga mulai-mulai Jis”, Afwan jadi jengkel sendiri. Melihat Afwan cemberut kaya kencur Ajis duduk manis sambil nyengir-nyengir sendiri.
            “Begini... Kita kan besok mau mulai misi pertama kita, jadi usahakan kita mencoba berbaur dengan penghuninya. Agar kita bisa dengan mudah mencari target sasaran”, Afwan mulai berbicara. Yang lain Cuma bisa ngangguk-ngangguk kepala kaya hiasan yang ada di mobil-mobil angkot.
            “Secara harfiah misi kita ini cukup mudah, karena Cuma nganter-nganter doang.. Lagian mana ada sih yang mau ngapa-ngapain anak sekolahan
“Enggak ada adegan tembak-tembakan dong? Atau efek ledakan kaya kembang api?”, Ajis berharap-harap cemas.
“Kayanya emang engga ada.. kan kita latihan menggunakan senjata juga Cuma buat jaga-jaga. Sisanya pake beladiri jarak deket”, Afwan mulai membuka-buka berkas lagi.
“Kalau beladiri jarak deket mah buat Hendra jagonya”, Bandi melirik ke Hendra. Cuma dibales Devil Face sama Hendra dengan matanya yang berkilat-kilat dan giginya yang tajam.. bikin Bandi jadi ketakutan sendiri kaya abis liat setan...
“Wah engga mirip kaya Mission Imposible di TV dong...”, Ajis lemes. Dalam hatinya Cuma bisa berkata Engga keren nih...
“Nyerempet dikit lah... palingan jadi Mission Possible”, semua jadi tertawa renyah sama guyonannya Bandi.
“Cerga... tolong cari target di Internet ya namanya Aninda Welina Mekasari”, Afwan menyuruh temennya yang badannya endut. Yang dari tadi malah asyik Twitteran.
“Oke deh”, jari-jemari Cerga langsung menari-nari menekan tombol-tombol di keyboard. Matanya mulai berkilau-kilau melihat layar monitor. Mulai bersurfing ria tanpa batas di jaringan dunia maya... Dan akhirnya ketemu..
“Ada tapi data pribadi E-mailnya di password”
Retas aja dulu datanya”, Afwan menyarankan.
Cerga langsung mencari kodenya, memecahkan setiap huruf dan kode. Dan akhirnya bisa terbuka juga... Memang ahlinya Main set computer Cuma Cerga doang yang bisa...
            “Dah kebuka ini”
            “Coba liat apa hobinya, sifatnya, kepribadiannya, kesukaannya, dan fotonya dari atas sampai bawah”
            “Atas sampai bawah?”, Cerga mulai berpikiran yang enggak-enggak.
            “Jangan pikir yang macem-macem deh... maksudnya jangan mukanya doang... yang ampe kakinya juga”, Afwan dah mulai enggak enak ngeliat tampannya Cerga yang udah mulai nyerempet dari pikiran alimnya.
            “Hen, lu kan seorang psikolog muda, coba lu liat apa lu bisa ngedeketin dia...”
            “Coba, gua liat”, Hendra menggeser Cerga sedikit, melihat kepribadiannya secara visual mapaun analistis.
            “Jangan lupa fotonya...”, Afwan ngingetin lagi. Cerga mulai ngantuk ngedenger perintah Afwan tapi langsung berselancar ria lagi sampai menemukan sebuah folder yang bertuliskan My Privasion Foto...
            “Eh, ketemu nih... foto pribadi malah...”, mata Cerga langsung melek lagi ngeliat foto-foto di folder tersebut.
            “Eh, mana gua juga mau lihat”
            “Gua juga dong”
            “Et sempit nih”, Cerga kesel di dempet kiri-kanannya sama odong-odong dan kelapa Tua yang engga pernah muda. Mereka bertiga asyik ngeliat monitor. Hendra dan Bandi Cuma bisa bengong ngeliat ulah konyol ketiga temen mereka yang udah kompakan banget kalau ngeliat yang kaya begitu. Gimana sih si Afwan malah jadi ikut-ikutan Cerga... padahal dah mulai serius tadi... Bandi cuma bisa bergumam sama pikirannya.
            “Wah, cakep juga....”, Afwan bengong melihat pemandangan syuuur dimatanya, bibirnya hampir jatoh karena itu, tapi langsung ditadangin pake tangan sama Ajis.
            “Manis banget bleh... kaya melon thailand”
            “Itu mah kaya duren montong rumah gua”, Ajis enggak mau kalah sama Cerga.
Karena saking kesalnya Hendra dan Bandi akhirnya turun ke bawah ngambil karung beras yang kosong di dapur, terus naik lagi ke atas ngarungin mereka bertiga dan matiin layar monitor.
Mereka akhirnya rapat lagi dengan keadaan Afwan, Ajis dan Cerga masih dikarungin...
            “Oke jadinya rapat sampai disini dulu saja”, Afwan ngomong dengan keadaan masih diiket pake karung.
            “Iya, sampai sini aja dulu”, Ajis kesusahan ngegaruk hidungnya karena kehalang karung beras.
            “Kapan-kapan kita bisa liat lagi kok fotonya”, Cerga masih kebayang foto syuurnya Aninda yang tadi... yang manis kaya melon, dan bening kaya belimbing Depok. Ngeliat kelakuannya masih begitu Hendra dan Bandi langsung ngeluarin Devil Smilenya terus langsung nusuk-nusuk temannya yang endut itu pake pensil.
            “Eh... eh... eh... Geli hoiii”, Cerga engga kuat ditusuk-tusuk pake pensil yang malah buat dia jadi kegelian. Sampe ketawa-ketawa engga karuan... sedangkan Ajis dan Afwan Cuma kebingungan ngedenger suara Cerga yang lagi disiksa.
            “Sampai besok ya... kita kumpul di depan gang rumah Bandi pagi-pagi...”
Bandi, Afwan, Hendra, dan Cerga sudah ada di depan gerbang rumah Ajis.          
“Pulang dulu ya Plontos...”
            “Pulang dulu botak”
            “Ati-ati dijalan... kalau nyasar balik lagi ke sini aja...”, Ajis meledek ke empat temannya yang mulai pergi meninggalkan rumahnya. Langit sudah membiaskan cahaya matahari yang berwarna oranye... sore mulai menjalar di atas mereka... memberi penggambaran pada mereka untuk mempersiapkan hari esok sebaik mungkin...
Don’t be honest with everyone... or you will be a strange man in the world..
Just remember the moment you will find with the different thing...